Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Cerita Korban Balap Liar di Bondowoso: Dikira Ikut Balapan Ternyata Korban, Hendak Beli Nasi untuk Istri, Malah Ditabrak Pembalap Liar

Ilham Wahyudi • Selasa, 30 Juni 2026 | 21:41 WIB
KEJAR-KEJARAN: Tangkapan layar potongan video memperlihatkan balap liar di kawasan kota Bondowoso saat dikejar oleh pihak kepolisian. (TANGKAPAN LAYAR)
KEJAR-KEJARAN: Tangkapan layar potongan video memperlihatkan balap liar di kawasan kota Bondowoso saat dikejar oleh pihak kepolisian. (TANGKAPAN LAYAR)

radar jember - Aksi balap liar yang sering terjadi di Jalan PB Sudirman, Kecamatan Bondowoso memakan korban.

Muhammad Nur Husen, warga Kelurahan Blindungan, mengalami dislokasi tulang tangan kiri dan luka di sejumlah bagian tubuh setelah ditabrak motor yang diduga sedang balapan.

Videi kecelakaan akibat balap liar tersebut, viral di media sosial dan membuat banyak orang mengira ia ikut balap liar.

Padahal, Husen hanya melintas untuk membeli nasi bebek yang diidamkan istrinya. 

Baca Juga: Balap Liar di Bondowoso Makin Meresahkan! Kini Titiknya Bergeser ke Jalanan Utama Wilayah Kota?

"Saudara saya tidak terima. Di Facebook ada komentar yang bahkan mendoakan saya mati. Padahal saya kan tidak ikut balapan," ujarnya sambil menunjukkan video yang memperlihatkan dirinya berkendara pelan.

Husen menceritakan, malam itu ia mengendarai Honda Scoopy menuju tempat penjual nasi bebek. 

Saat melintasi Jalan PB Sudirman, ia tidak mengetahui lokasi tersebut kerap dijadikan arena balap liar karena baru pulang merantau dari Kalimantan Selatan. "Saya pikir anak-anak yang ramai di pinggir jalan itu, karena biasanya ada yang buka warkop,” ujarnya.

Karena merasa kondisi jalan normal, Husen tetap melaju. Namun, dari arah belakang, sebuah sepeda motor yang melaju kencang langsung menghantam kendaraannya hingga ia terjatuh.

Meski mengalami luka, Husen berusaha menyelamatkan diri ke tepi jalan karena khawatir ada motor lain yang melintas.

Baca Juga: Kinerja APBD 2025 Dipertanggujawabkan, Bupati Bondowoso Akui Pengelolaan Anggaran Sesuai Aturan

 "Saya menelepon saudara dulu. Awalnya begitu jatuh, kepala saya terbentur aspal dua kali. Karena takut ada motor lain lagi dari belakang, saya langsung lari ke pinggir," urainya.

Petugas kepolisian sempat datang ke lokasi dan menawarkan membawa korban ke RS Bhayangkara. Namun, Husen memilih menunggu keluarganya datang sebelum akhirnya tetap mendapatkan perawatan di rumah sakit tersebut.

Akibat kejadian itu, sepeda motor Husen mengalami kerusakan parah. Spidometer pecah, bodi motor bengkok ke kiri, dan knalpot hancur.

Kini keluarga masih berupaya mencari identitas pelaku balap liar yang kabur usai menabrak korban. Mereka berharap pelaku memiliki iktikad baik untuk bertanggung jawab. Husen juga meminta aparat bertindak tegas terhadap aksi balap liar yang selama ini dikeluhkan warga karena membahayakan pengguna jalan. (ham)

Editor : M. Ainul Budi
#korban balap liar #Balap Liar #Bondowoso