BADEAN, Radar Ijen – Ribuan penerima manfaat program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Bondowoso, untuk sementara tidak lagi menerima paket makanan. Penyaluran dihentikan selama libur sekolah dan diperkirakan baru kembali berjalan pada pertengahan Juli.
Penyaluran program MBG di Bondowoso dihentikan sementara selama masa libur sekolah. Penghentian diperkirakan berlangsung sekitar tiga pekan, atau hingga kegiatan belajar mengajar kembali dimulai pada 13 Juli mendatang.
Koordinator Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bondowoso Mila Afriana Agustina menjelaskan, penghentian distribusi MBG mengikuti jadwal libur sekolah secara nasional.
Kebijakan tersebut juga berlaku di seluruh daerah di Indonesia. "Mengikuti jadwal libur sekolah, kalau tidak salah (libur, red) 2 hingga 3 minggu ya," jelasnya.
Selama penyaluran dihentikan, seluruh pekerja yang bertugas di dapur SPPG juga diliburkan.
Namun, petugas keamanan serta Kepala SPPG, PK, dan PG tetap menjalankan tugasnya.
"Relawan libur, kecuali keamanan. Kalau Kepala, PK, dan PG tetap bertugas," tegasnya.
Terkait rencana audit Badan Gizi Nasional (BGN) terhadap seluruh SPPG, Mila mengaku masih menunggu arahan lebih lanjut dari pimpinan. Meski begitu, selama masa libur seluruh pengelola diminta memanfaatkan waktu untuk melakukan pembenahan.
Saat ini terdapat 80 dapur SPPG yang telah beroperasi di Bondowoso. Selain itu, empat dapur lainnya telah siap untuk mulai dioperasikan setelah mendapat penugasan. (ham/bud)
Editor : M. Ainul Budi