Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Ekonomi Warga Terdampak, DPRD Jatim Minta Proyek Jembatan Sentong Dipercepat

Faqih Humaini • Sabtu, 20 Juni 2026 | 19:44 WIB
Ahmad Hadinuddin anggota Fraksi Gerindra DPRD Jatim (FAQIH/RJ)
Ahmad Hadinuddin anggota Fraksi Gerindra DPRD Jatim (FAQIH/RJ)

 

BONDOWOSO, Radar Jember – Lambannya pembangunan Jembatan Sentong yang menghubungkan Kabupaten Bondowoso dan Jember mendapat sorotan dari DPRD Provinsi Jawa Timur.

Proyek strategis senilai miliaran rupiah itu dinilai harus segera dituntaskan karena dampaknya kian meluas terhadap mobilitas dan perekonomian masyarakat.

Anggota DPRD Jatim dari Fraksi Gerindra, Ahmad Hadinuddin, menegaskan pentingnya percepatan pembangunan jembatan yang berada di Kelurahan Nangkaan, Kecamatan Bondowoso tersebut.

Baca Juga: Festival Muharram 1448 H Dibuka, Bupati Dorong Ekonomi Syariah Berbasis UMKM  

Ia meminta pemerintah daerah tidak membiarkan proses berjalan berlarut-larut tanpa langkah konkret.

Pernyataan itu disampaikan saat menghadiri Sosialisasi Wawasan Kebangsaan di Bondowoso, Sabtu (20/6/2026). Dalam kesempatan tersebut, ia mendorong adanya koordinasi intensif antara pemerintah kabupaten dengan pemerintah di tingkat yang lebih tinggi guna mempercepat penyelesaian proyek.

Menurutnya, langkah teknis seperti penyusunan timeline pengerjaan yang terukur serta komunikasi aktif dengan pihak ketiga atau rekanan menjadi hal yang mendesak dilakukan.

Baca Juga: Polemik KDMP di Bondowoso, DPRD: Sebut Semua Pihak Jadi Korban Kebijakan

Bahkan, jika diperlukan, keterlibatan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dinilai penting agar proyek bisa segera dituntaskan.

“Harus segera dibicarakan dengan pihak ketiga. Jika memang menjadi kewenangan provinsi, maka perlu dilibatkan agar ada percepatan,” ujarnya.

Cak Hadi sapaan akrabnya, juga menyoroti dampak yang dirasakan masyarakat akibat molornya pembangunan. Selain mengganggu pengguna jalan, kondisi tersebut turut memukul aktivitas ekonomi warga sekitar.

Arus lalu lintas yang dialihkan juga memberi tekanan pada jalan alternatif hingga menyebabkan kerusakan di sejumlah ruas.

Ia menilai, semakin lama proyek berlangsung, semakin besar pula kerugian yang ditanggung masyarakat. Mobilitas warga menjadi tidak optimal, terutama saat momen hari besar dan libur panjang yang biasanya meningkatkan intensitas perjalanan.

Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa proyek dengan anggaran sekitar Rp17,5 miliar itu harus dikerjakan secara maksimal. Penambahan tenaga kerja serta penggunaan alat konstruksi modern dinilai menjadi solusi untuk mengejar target penyelesaian.

Baca Juga: Harus Ada Pembatasan Ketat: Jembatan Darurat Sentong Bondowoso Wajib Difungsikan

Dengan percepatan pembangunan, Jembatan Sentong diharapkan segera kembali difungsikan untuk mendukung konektivitas Bondowoso–Jember.

Selain memperlancar arus transportasi, penyelesaian proyek tersebut juga menjadi kunci dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan menjaga kualitas infrastruktur di wilayah setempat. (faq)

 

 

Editor : Faqih Humaini
#Pemkab Bondowoso #dprd jatim #Bondowoso