BONDOWOSO, Radar Ijen – Respons cepat ditunjukkan petugas Pertashop saat terjadi kebakaran di sebuah kios pengecer BBM atau Pertashop di Kecamatan Sukosari Kabupaten Bondowoso, Senin (15/6).
Aksi sigap tersebut mendapat apresiasi dari Pertamina Patra Niaga karena dinilai mampu mencegah kobaran api meluas.
Peristiwa kebakaran itu terjadi sekitar pukul 13.10 WIB. Api diduga berasal dari korsleting listrik saat mesin dispenser tengah dioperasikan.
Baca Juga: DPC PDIP Bondowoso Siapkan Sumur Bor untuk Atasi Krisis Air
Dalam situasi darurat tersebut, petugas Pertashop yang berada di lokasi langsung bergerak cepat melakukan pemadaman awal menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR).
Upaya tersebut cukup membantu menahan laju api sambil menunggu kedatangan tim pemadam kebakaran. Sekitar pukul 13.46 WIB, petugas damkar tiba di lokasi dan berhasil memadamkan api sepenuhnya.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, mengapresiasi kesigapan petugas di lapangan.
Menurutnya, respons cepat tersebut menunjukkan pentingnya kesiapsiagaan dalam menghadapi kondisi darurat.
“Kami mengapresiasi kesigapan petugas Pertashop yang telah berupaya melakukan pemadaman awal. Hal ini menunjukkan pentingnya pemahaman prosedur tanggap darurat,” ujarnya.
Baca Juga: BREAKING NEWS! Pom Mini di Bondowoso Ini Meledak, Makan Korban dan Begini Kronologinya
Ahad menjelaskan, Pertamina selama ini rutin memberikan edukasi keselamatan kepada masyarakat, termasuk pelaku usaha BBM skala kecil seperti Pertashop.
Edukasi tersebut meliputi pengenalan potensi risiko, langkah pencegahan kebakaran, hingga penggunaan APAR secara tepat.
Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk selalu mengutamakan keselamatan saat menghadapi situasi darurat. Jika terjadi kebakaran, warga diminta tetap tenang, menjauh dari sumber api, serta segera menghubungi petugas pemadam kebakaran.
“Pemadaman awal bisa dilakukan menggunakan APAR jika kondisi memungkinkan, namun harus memahami cara penggunaannya,” imbuhnya.
Pertamina juga mengingatkan pentingnya pemeriksaan rutin instalasi listrik dan peralatan yang digunakan sehari-hari. Langkah ini dinilai krusial untuk mencegah terjadinya korsleting yang berpotensi memicu kebakaran.
Sebagai bentuk komitmen terhadap aspek keselamatan, Pertamina akan terus memperkuat edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat.
Harapannya, kesadaran akan pencegahan dan penanganan kebakaran semakin meningkat sehingga risiko kejadian serupa dapat diminimalkan.
Dengan kesiapsiagaan yang baik, potensi kerugian akibat kebakaran bisa ditekan. Peristiwa di Bondowoso ini menjadi bukti bahwa tindakan cepat dan tepat mampu menghindarkan dampak yang lebih besar.
Editor : Faqih Humaini