TEGALAMPEL, Radar Ijen – Komitmen jangka panjang untuk mengatasi krisis air bersih di Dusun Sumberbiru, Desa Klabang, Kecamatan Tegalampel, mulai disiapkan DPC PDI Perjuangan Bondowoso.
Dalam momentum Bulan Bung Karno, partai berlambang banteng moncong putih itu merancang pembangunan sumur bor sebagai solusi permanen bagi warga yang selama ini terdampak kekeringan.
Ketua DPC PDI Perjuangan Bondowoso, Sinung Sudrajad, menegaskan bahwa persoalan kekurangan air bersih di wilayah tersebut bukan hal baru.
Baca Juga: Bupati Bondowoso: Investasi Bukan Hanya Sekadar Angka, Pemerintah Wajibkan Dampak Nyata ke Warga
"Hampir setiap musim kemarau, ratusan kepala keluarga harus berjuang ekstra untuk memenuhi kebutuhan air sehari-hari, mulai dari memasak hingga kebutuhan sanitasi," katanya.
Menurutnya, bantuan distribusi air bersih yang selama ini dilakukan hanya mampu menjawab kebutuhan jangka pendek.
Karena itu, pihaknya mendorong adanya langkah konkret dan berkelanjutan agar masyarakat tidak terus bergantung pada bantuan saat musim kemarau tiba.
“Ke depan kami mengupayakan pembangunan sumur bor supaya persoalan ini tidak terus berulang setiap tahun. Warga harus memiliki akses air bersih yang mandiri dan tidak lagi bergantung pada dropping air,” ujarnya.
Ia menjelaskan, secara geografis lokasi Dusun Sumberbiru sebenarnya relatif dekat dari pusat Kota Bondowoso.
Baca Juga: Pemkab Bondowoso Akui Siapkan Analisis Investasi Untuk Perumda Ijen Tirta
Namun keterbatasan sumber air serta kondisi infrastruktur membuat wilayah tersebut masih mengalami kesulitan air bersih, terutama saat kemarau panjang melanda.
Kondisi tersebut, lanjut dia, menjadi perhatian serius pihaknya. Sebab, kebutuhan air bersih merupakan kebutuhan dasar yang harus dipenuhi.
Dengan adanya sumur bor, diharapkan masyarakat dapat memperoleh akses air secara lebih mudah, stabil, dan berkelanjutan.
“Ini bukan hanya soal bantuan sesaat, tetapi bagaimana ke depan masyarakat bisa benar-benar mandiri dalam memenuhi kebutuhan air bersihnya,” tambahnya.
Selain sebagai solusi teknis, rencana pembangunan sumur bor juga menjadi bagian dari komitmen politik PDI Perjuangan dalam menjawab persoalan riil masyarakat.
Terlebih, wilayah yang tidak jauh dari pusat kota seharusnya tidak lagi mengalami krisis air bersih setiap tahun.
Sementara itu, dalam kegiatan bakti sosial yang digelar Sabtu (13/6), PDI Perjuangan Bondowoso turut menyalurkan bantuan air bersih kepada 208 kepala keluarga di Dusun Sumberbiru.
Selain itu, warga juga menerima paket sembako untuk membantu kebutuhan sehari-hari selama musim kemarau.
Bantuan tersebut disambut antusias oleh warga. Mereka berharap, selain bantuan rutin saat kemarau, rencana pembangunan sumur bor benar-benar dapat direalisasikan sehingga persoalan kekurangan air bersih tidak lagi menjadi masalah tahunan di wilayah tersebut. (faq/bud)
Editor : M. Ainul Budi