BONDOWOSO, Radar Jember – H. Ahmad Dhafir kembali dipercaya menakhodai Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Bondowoso.
Penetapan tersebut diumumkan langsung oleh Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKB bersama jajaran ketua DPC se-Jawa Timur melalui agenda virtual, Kamis (11/6/2026).
Keputusan itu sekaligus menjadi momentum bagi PKB Bondowoso untuk mempercepat konsolidasi internal.
Ahmad Dhafir menegaskan, langkah pertama yang akan dilakukan usai penetapan adalah merampungkan struktur kepengurusan baru agar roda organisasi bisa segera berjalan optimal.
Baca Juga: Update Kebakaran Bondowoso: Rugi Sampai Ratusan Juta, Ditinggal Pemilik, Dua Rumah Ludes Dilalap Api
Menurutnya, penyusunan kepengurusan akan dilakukan melalui mekanisme formatur dengan melibatkan berbagai unsur partai.
Proses tersebut juga akan mendapat pendampingan dari DPW PKB Jawa Timur serta pengawasan DPP PKB guna memastikan hasilnya solid dan representatif.
Dhafir menilai keterlibatan DPW dan DPP menjadi bagian penting dalam menjaga ritme konsolidasi partai.
Dengan pola yang terstruktur, ia optimistis harmonisasi internal dapat terjaga sekaligus memperkuat mesin organisasi hingga ke tingkat bawah.
Selain fokus pada penataan struktur, ia juga menekankan pentingnya menjaga arah perjuangan partai.
PKB, kata dia, tidak hanya mengejar kemenangan elektoral, tetapi harus mampu hadir secara nyata di tengah masyarakat sebagai penyalur aspirasi.
“Keputusan partai adalah amanah yang harus dijalankan bersama. Kami ingin PKB tetap dekat dengan rakyat dan konsisten memperjuangkan kepentingan mereka,” ujarnya.
Dalam kepemimpinan periode ini, Dhafir juga memastikan adanya penguatan pada aspek regenerasi kader dan keterlibatan perempuan.
Kader muda akan diberi ruang lebih luas dalam kepengurusan, sementara keterwakilan perempuan minimal 30 persen dipastikan terpenuhi dengan peran yang lebih strategis. (faq)
Editor : Faqih Humaini