Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Uji Teknis Aspal Diperketat, AC-BC dan AC-WC Wajib Sesuai Spesifikasi yang Sudah Ditentukan

Faqih Humaini • Rabu, 3 Juni 2026 | 22:36 WIB
Proses trial Aspal di daerah Desa Wonosuko Kecamatan Tamanan (FAQIH/RJ)
Proses trial Aspal di daerah Desa Wonosuko Kecamatan Tamanan (FAQIH/RJ)

 

 

BONDOWOSO, Radar Jember – Pemerintah Kabupaten Bondowoso memperketat uji teknis pengaspalan jalan melalui trial berulang di ruas Desa Wonosuko, Kecamatan Tamanan.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan kualitas material, metode kerja, hingga ketebalan lapisan aspal benar-benar sesuai spesifikasi sebelum diterapkan secara luas.

Uji coba yang telah memasuki tahap ketiga ini melibatkan Dinas Bina Marga, Sumber Daya Air, dan Bina Konstruksi (BSBK) sebagai leading sector teknis. Trial menjadi bagian penting untuk menguji kesesuaian antara perencanaan dan pelaksanaan di lapangan, sekaligus sebagai instrumen pengawasan kualitas pekerjaan.

Kepala Dinas BSBK Bondowoso, Ansori, menjelaskan bahwa dalam trial tersebut digunakan dua jenis lapisan utama, yakni AC-BC (Asphalt Concrete Binder Course) dan AC-WC (Asphalt Concrete Wearing Course).

 “Di titik ini kami menggunakan dua jenis bahan, AC-BC dan AC-WC. Ini untuk memastikan keduanya memenuhi standar yang ditetapkan,” ujarnya.

Menurutnya, pengujian tidak hanya pada jenis material, tetapi juga komposisi campuran dan metode penghamparan. Dalam spesifikasi teknis tahun 2025, ketebalan menjadi indikator krusial, yakni minimal 6 sentimeter untuk AC-BC dan 4 sentimeter untuk AC-WC.

 “Ketebalan itu wajib terpenuhi. Tapi penerapannya juga menyesuaikan kelas jalan dan beban tonase kendaraan yang melintas,” jelas Ansori.

 

Trial dilakukan pada segmen sepanjang sekitar 70 meter serta satu titik pembanding di lokasi lain. Hasil dari uji coba ini akan dievaluasi untuk memastikan konsistensi kualitas pekerjaan sebelum diterapkan secara menyeluruh di ruas jalan kabupaten lainnya.

Di sisi lain, Wakil Bupati Bondowoso As’ad Yahya Syafi’i menegaskan bahwa pemerintah daerah menjalankan fungsi pengawasan agar seluruh proses tetap berada dalam koridor aturan dan spesifikasi. Ia menekankan bahwa kualitas material menjadi kunci utama daya tahan jalan.

“Kami ingin memastikan prosesnya berjalan baik, terutama dari sisi kualitas bahan yang digunakan,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya ketebalan lapisan aspal agar mampu menahan beban kendaraan dalam jangka panjang. “Ada ukuran spesifikasi yang harus dipenuhi, termasuk ketebalan. Ini penting supaya jalan yang dibangun bisa bertahan lama,” tegasnya.

Sementara itu, Ansori menambahkan, “Semua sudah ada dalam spesifikasi. Kami tinggal memastikan pelaksanaannya di lapangan sesuai.” Evaluasi trial ini nantinya menjadi acuan utama proyek jalan agar kualitas infrastruktur lebih terjamin dan tidak mudah rusak.

 

 

Editor : Faqih Humaini
#Pemkab Bondowoso #Bondowoso