Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Dr Moh Syaeful Bahar Terpilih Sebagai Ketua PCNU Bondowoso, Berikut Pesan yang Disampaikan PWNU Jatim

Ilham Wahyudi • Minggu, 31 Mei 2026 | 18:26 WIB
Proses penghitungan suara pemilihan ketua PCNU Bondowoso periode 2026 - 2031, dalam Konfercan XXIV di Ponpes Nurul Ulum, Minggu (31/6). (ILHAM/RJ)
Proses penghitungan suara pemilihan ketua PCNU Bondowoso periode 2026 - 2031, dalam Konfercan XXIV di Ponpes Nurul Ulum, Minggu (31/6). (ILHAM/RJ)

CINDOGO, Radar Ijen - Tepuk tangan itu, mengakhiri Konfercab je XXIV PCNU Bomdowoso. Forum tersebut menentukan ketua tanfidziah dan Rais Syuriah periode 2026 - 2031.

Dalam forum tersebut, Kyai Abdul Qodir Syam yqng sebelumnya menjabat ketua tanfidziah PCNU Bondowoso, terpilih sebagai Rais Syuriah PCNU Bondowoso.

Sementara Ketua Tanfidziah PCNU Bondowoso periode 2026 - 2031 diisi oleh Dr Moh Syaeful Bahar, setelah mendapatkan suara terbanyak dalam pemilihan tahap pertama.

Proses pemilihan Ketua Tanfidziah seharusnya dilakukan dua tahap. Pertama pemilihan calon dan tahap kedua adalah pemilihan ketua.

Baca Juga: NU Bondowoso Diminta Kian Mandiri dan Berdaya Saing, Konfercab XXIV Resmi Dibuka di Ponpes Nurul Ulum

Dalam tata tertib (tatib) Konfercab XXIV PCNU Bondowoso, disebutkan bahwa salah satu syarat dapat dipilih menjadi calon ketua, minimal dipilih 30 persen dari total MWC NU yang ada atau 7 suara pada tahap pertama.

Dalam forum itu, Dr Moh Syaeful Bahar mendapat 19 suara dari 22 MWC NU yang hadir. Sementara Mashud Ali hanya mendapatkan 3 suara.

Setelah pimpinan sidang dari PWNU Jatim, yang diberi mandat oleh PBNU, apakah Dr Moh Syaeful Bahar dapat langsung ditetapkan sebagai ketua Tanfidziah.

Baca Juga: Dituding Halalkan Korupsi, Ketua DPRD Bondowoso Ahmad Dhafir Tempuh Jalur Hukum Laporkan Sejumlah Akun Medsos

Para peserta, rerata menjawab bisa. Akhirnya pimpinan sidang menetapkan Dr Moh Syaeful Bahar sebagai Ketua Tanfidziah PCNU Bondowoso periode 2026-2031.

Sekjen PWNU Jatim, Muhammad Faqih mengatakan, ada empat garapan yang seharusnya dilakukan oleh pengurus cabang NU di setiap daerah, termasuk Bondowoso.

Pertama bidang pendidikan, hal tersebut menurutnya dianggap masih perlu ditingkatkan oleh pengurus NU di Bondowoso.

Yang kedua, bidang kesehatan. Yang ketiga adalah bidang ekonomi. Yang sesuai dengan konteks daerahnya masing-masing.

“Kemudian yang keempat tentu adalah keagamaan, seperti yang biasanya karena jamiah dunia Islamiyah,” kata Faqih.

Baca Juga: Diberi Nama Pasa, Intip Penampakan Sapi Jumbo milik Peternak Bondowoso yang Memikat Hati Presiden Prabowo

Dalam menghadapi abad kedua, NU dinilai harus bermanfaat bagi masyarakat. Kalau tidak bermanfaat, maka tidak akan diperlukan lagi.

“Menurut data survei yang dilakukan tahun 2023, ketika masyarakat ditanya apa yang diperlukan. Pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan keagamaan,” pungkasnya. (*)

Editor : Ilham Wahyudi
#PCNU Bondowoso #Konfercab XXIV #Dr Moh Syaeful Bahar #PWNU Jatim #pemilihan