KOTA KULON, Radar Ijen – Kebakaran hebat menghanguskan dua rumah warga di Jalan Diponegoro Gang Ampera, Kelurahan Kota Kulon, Bondowoso, Rabu (27/5) sore.
Api yang diduga berasal dari dapur rumah milik Tatik dengan cepat membesar dan merembet ke rumah milik Sukarman yang berada berdekatan. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun kerugian materiil masih dalam proses pendataan.
Kepala Satpol PP Bondowoso, Aries Agung Sungkowo, mengatakan pihaknya langsung merespons cepat laporan yang masuk dengan menerjunkan sejumlah armada pemadam ke lokasi.
“Kami segera merespons laporan dengan memberangkatkan tim ke lokasi. Penanganan dilakukan secepat mungkin agar api tidak meluas ke bangunan lain,” ujarnya.
Baca Juga: SMA Negeri 2 Bondowoso Berkualitas yang Berwawasan Lingkungan dan Mampu Bersaing di Era Global
Berdasarkan informasi yang dihimpun, laporan kebakaran pertama kali diterima petugas sekitar pukul 15.25 WIB. Saat itu, api diketahui sudah membesar dari bagian dapur dan dengan cepat menjalar ke bagian atap hingga bangunan lain di sekitarnya.
Sejumlah warga yang mengetahui kejadian tersebut langsung berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri.
Di sisi lain, warga juga berupaya melakukan pemadaman awal dengan peralatan seadanya sebelum petugas datang.
Di tengah kepanikan, Sukarman bersama keluarganya sempat berusaha menyelamatkan barang berharga dari dalam rumah. Namun, cepatnya api membesar membuat mereka hanya sempat mengevakuasi sebagian barang sebelum api melalap bangunan.
Baca Juga: Menjemput Jejak yang Nyaris Senyap: Menghidupkan Kembali Tari Remo Sutina
Warga sekitar kemudian bergotong royong membantu proses pemadaman menggunakan air dari sumber terdekat. Upaya tersebut dilakukan untuk menahan laju api agar tidak semakin meluas ke rumah lain di sekitar lokasi.
Tak lama berselang, tim Pemadam Kebakaran Bondowoso tiba di lokasi dengan sejumlah armada, di antaranya water supply, car centro, dan carry. Petugas langsung melakukan pemadaman dan pendinginan hingga api berhasil dikendalikan dan situasi kembali aman. (faq/bud)
Editor : M. Ainul Budi