Radar Ijen - Sejumlah jurnalis di Bondowoso yang tergabung dalam Forum Jurnalis Bondowoso, turun ke jalan untuk melakukan aksi solidaritas, di Monumen Gerbong Maut, kemarin (21/5). Mereka mengecam tindakan militer Israel, yang menyandera sejumlah jurnalis.
Mereka juga mendesak pemerintah Indonesia, segera bergerak membebaskan jurnalis serta aktivis kemanusiaan Indonesia yang dikabarkan ditahan di Gaza. Sehingga dapat segera dipulangkan ke tanah air tanpa syarat.
Aksi tersebut digelar sebagai bentuk dukungan terhadap jurnalis dan aktivis kemanusiaan Indonesia yang dikabarkan ditangkap atau disandera militer Israel saat menjalankan misi kemanusiaan dan peliputan di Gaza.
Ketua PWI Bondowoso, Sincha Ari Pangestu mengatakan, aksi itu merupakan bentuk kepedulian insan pers terhadap keselamatan rekan seprofesi yang tengah bertugas di wilayah konflik. “Ini adalah bentuk solidaritas, terhadap para jurnalis yang ditangkap tentara Israel,” katanya.
Menurutnya, berdasarkan informasi yang diterima, ada sekitar empat jurnalis dan aktivis kemanusiaan asal Indonesia yang saat ini ditahan Israel. “Kami mengutuk keras sikap arogan dan juga brutal dari militer Israel terhadap para jurnalis dan juga aktivis kemanusiaan asal Indonesia,” ujarnya.
Forum Jurnalis Bondowoso juga mendesak pemerintah dan militer Israel segera membebaskan para jurnalis dan aktivis kemanusiaan tersebut tanpa syarat. Selain itu, mereka meminta Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri mengambil langkah diplomasi tingkat tinggi demi memastikan keselamatan warga negara Indonesia yang ditahan.
Ia menambahkan, aksi solidaritas serupa juga digelar di sejumlah daerah lain di Indonesia. Bahkan organisasi pers nasional seperti PWI dan IJTI disebut telah mengeluarkan sikap resmi terkait persoalan tersebut. (ham)
Editor : M. Ainul Budi