radar jember - SALAH satu kandidat kuat, Syaiful Bahri Husnan, menyampaikan bahwa dinamika yang terjadi merupakan bagian dari proses internal partai.
“Saat ini masih berproses di tim formatur, semua nama yang berkembang sedang dibahas untuk kemudian diusulkan ke DPP melalui DPW,” ujarnya.
Baca Juga: Formatur Masih Godok Pengurus! Arah PPP Bondowoso Tunggu Restu Ulama
Ia menegaskan, keputusan akhir terkait siapa yang akan menakhodai PPP Bondowoso sepenuhnya menjadi kewenangan DPP. “Keputusan final tetap ada di DPP, dengan berbagai pertimbangan strategis untuk kebutuhan partai ke depan,” tegasnya.
Menurutnya, sosok ketua terpilih nantinya diharapkan mampu membawa perubahan signifikan. PPP Bondowoso dinilai membutuhkan lompatan besar dengan gerak yang lebih masif, cepat, dan terukur.
“Ke depan tidak bisa lagi berjalan biasa, harus ada gerakan yang lebih cepat dan terstruktur agar PPP semakin dikenal masyarakat,” katanya.
Baca Juga: Tiga Nama Menguat, Bursa Calon Ketua Baru PPP Bondowoso Memanas
Di sisi lain, tantangan yang dihadapi partai berlambang Ka’bah itu juga semakin kompleks.
Sejumlah partai lain, termasuk partai nasionalis, mulai merambah basis pemilih tradisional PPP.
“Sekarang ini partai lain juga mulai masuk ke basis kita, sehingga perlu strategi baru agar kita tetap bisa bertahan dan berkembang,” ungkapnya.
Karena itu, PPP ke depan tidak cukup hanya mengandalkan kekuatan kultur yang selama ini menjadi basisnya.
Transformasi menuju partai yang lebih modern dinilai menjadi keharusan. “Kita juga harus menyasar pemilih milenial, itu penting untuk meningkatkan elektabilitas partai,” imbuhnya.
Meski demikian, ia menekankan pentingnya menjaga soliditas internal. Siapapun yang nantinya terpilih sebagai ketua harus didukung bersama. “Siapapun yang terpilih nanti, itu keputusan partai dan harus kita dukung bersama demi kemajuan PPP Bondowoso,” pungkasnya. (faq/bud)
Editor : M. Ainul Budi