KADEMANGAN, Radar Ijen – Dinamika internal Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Bondowoso jelang penentuan kepengurusan baru kian menghangat.
Sejumlah nama mulai menguat dalam bursa calon ketua, seiring proses pembahasan yang masih berlangsung di tingkat kabupaten sebelum diajukan ke Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) dan Dewan Pimpinan Pusat (DPP).
Salah satu kandidat kuat, Barri Sahlawi Zain, menyampaikan bahwa seluruh proses saat ini masih dalam tahap penggodokan internal.
“Masih dibahas di tingkat kabupaten, nanti diusulkan ke DPW dan DPP. Keputusan final tetap di DPP,” ujarnya.
Ia menegaskan, berbagai masukan dari tokoh dan elemen PPP menjadi bagian penting dalam penyusunan kepengurusan.
Meski demikian, dirinya menyatakan siap menerima apapun keputusan partai.
“Siapapun yang nantinya ditunjuk, itu keputusan terbaik. Saya siap,” tegasnya.
Jika dipercaya memimpin, Barri mengaku akan langsung bergerak memperkuat konsolidasi internal.
Baca Juga: Progres Mandek dan Stagnan, Forum Pengurus KDKMP di Bondowoso Nyatakan Sikap Tegas Begini
“Langkah pertama tentu koordinasi dan konsolidasi sampai ke bawah, terutama di tingkat ranting agar semangat kader hidup kembali,” jelasnya.
Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya kepengurusan yang inklusif dan representatif.
“Kepengurusan ke depan harus bisa mengakomodasi semua kekuatan, menjadi bentuk rekonsiliasi agar PPP semakin solid,” katanya.
Dari sisi elektoral, Barri menargetkan peningkatan perolehan kursi legislatif. Saat ini PPP Bondowoso memiliki tujuh kursi di DPRD. “Target kita minimal 10 kursi ke depan. Harus ada peningkatan,” ujarnya optimistis.
Di tengah persaingan yang semakin ketat, terutama dengan masuknya partai lain ke basis pemilih kultur, PPP dinilai perlu beradaptasi.
“Kita harus bisa mengombinasikan kekuatan kultur dengan kerja elektabilitas yang nyata, turun ke masyarakat dan memperluas jangkauan, termasuk ke generasi muda,” pungkasnya. (faq)
Editor : M. Ainul Budi