BONDOWOSO, Radar Jember – Pelantikan pengurus Pimpinan Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan se-Kabupaten Bondowoso menjadi momentum konsolidasi besar partai dalam menghadapi Pemilu mendatang.
Dari total 23 kecamatan, seluruh struktur PAC kini dipastikan aktif kembali hingga tingkat bawah.
Baca Juga: DPC PDIP Bondowoso Masih Tegak Lurus Kebijakan DPP Soal Pilkada Melalui DPRD
Ketua DPC PDI Perjuangan Bondowoso, Sinung Sudrajad, menegaskan bahwa komposisi kepengurusan kali ini didominasi generasi muda, khususnya Gen Z.
Bahkan, lebih dari 50 persen pengurus berasal dari kalangan usia di bawah 35 tahun.
“Ini adalah sumber kaderisasi ke depan. Banyak dari mereka masih fresh, bahkan baru lulus. Mereka akan kita isi dengan pengaderan formal dan kegiatan kepartaian yang terstruktur,” ujarnya.
Baca Juga: PDIP Bondowoso Siap Diajak Bersinergi, Tetap Kawal Arah Kebijakan Daerah
Menurut Sinung, langkah ini menjadi strategi penting dalam mendongkrak perolehan suara partai.
Keterlibatan generasi muda akan dikombinasikan dengan pengalaman kader senior untuk menciptakan soliditas organisasi.
“Ini kolaborasi antara kader senior dan Gen Z. Kami harapkan menjadi ramuan terbaik untuk membawa partai melangkah lebih baik ke depan,” tambahnya.
Selain itu, PDI Perjuangan juga tetap memperhatikan basis kultur lokal dalam penguatan struktur partai.
Dukungan dari tokoh agama dan kalangan pesantren dinilai menjadi bagian penting dalam memperluas basis massa.
“Kultur itu wajib. Alhamdulillah para masyayikh, lora, dan kiai ikut mendukung pergerakan PDI Perjuangan di Bondowoso,” jelasnya.
Baca Juga: DPC PDIP Bondowoso Nyekar ke Makam Serap Nilai Sejarah dan Spirit Patriotisme
Dalam waktu dekat, partai berlambang banteng tersebut juga akan menggelar berbagai kegiatan dalam rangka Bulan Bung Karno pada Juni 2026.
Seluruh pengurus PAC yang baru dilantik akan dilibatkan aktif dalam agenda tersebut sebagai bagian dari penguatan ideologi partai.
Terkait target politik, Sinung mengaku optimistis PDI Perjuangan Bondowoso mampu meningkatkan perolehan kursi di legislatif.
“Insya Allah dengan rida Allah SWT dan soliditas kader, target kami 8 kursi,” tegasnya.
Ia juga memastikan bahwa keterwakilan perempuan dalam struktur partai telah memenuhi kuota minimal 30 persen, baik di tingkat DPC maupun PAC.
Hal ini menjadi bagian dari komitmen partai dalam mendorong inklusivitas.
Ke depan, pihaknya juga menjadikan evaluasi terhadap kepengurusan sebelumnya sebagai bahan perbaikan.
Beberapa PAC yang sempat tidak aktif kini telah dihidupkan kembali hingga ke tingkat ranting dan anak ranting.
“Ini jadi evaluasi bagi kami agar ke depan organisasi berjalan lebih baik dan lebih aktif,” pungkasnya. (faq)
Editor : Faqih Humaini