Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Ada CJH Asal Bondowoso yang Tunda Keberangkatan, Kondisi Kesehatan Jadi Faktor Utama

Ilham Wahyudi • Jumat, 15 Mei 2026 | 23:45 WIB
DIPANTAU: Petugas haji melihat kondisi jemaah haji asal Bondowoso yang tengah dirawat akibat sakit di RS Haji Surabaya.(ASTONO)
DIPANTAU: Petugas haji melihat kondisi jemaah haji asal Bondowoso yang tengah dirawat akibat sakit di RS Haji Surabaya.(ASTONO)

 

SURABAYA, Radar Ijen - Keberangkatan jemaah haji asal Bondowoso tahun ini tak sepenuhnya berjalan mulus. Di tengah haru pelepasan menuju Tanah Suci, sejumlah jemaah justru harus menunda keberangkatan karena kondisi kesehatan.

Awalnya, tiga jemaah dari kloter 86 dipastikan gagal terbang sesuai jadwal Kamis dini hari (14/5). Mereka adalah Nawawi Syamsul Arifin, Abdul Manaf, dan Burya Mohammad. Dua nama pertama terpaksa ditunda karena sakit. Usia yang tak lagi muda menjadi faktor risiko. Abdul Manaf berusia 69 tahun, sementara Nawawi mencapai 87 tahun.

Baca Juga: Nikah Tak Tercatat Picu Kemiskinan? Begini Penjelasan Dispendukcapil Bondowoso

Keduanya kini menjalani perawatan intensif di RS Haji. Kondisi kesehatan yang menurun membuat mereka belum memungkinkan untuk terbang bersama rombongan. Sementara Burya Mohammad, yang merupakan istri Abdul Manaf, awalnya memilih menunda keberangkatan demi mendampingi sang suami.

Keputusan itu sempat membuat suasana haru di tengah rombongan. Petugas haji bahkan harus menenangkan Burya yang diliputi kecemasan. “Alhamdulillah sudah tenang banget,” ungkap Astono, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umroh Bondowoso.

Baca Juga: Enam Nakes Asal Bondowoso Kawal Jemaah Haji

Namun dinamika terjadi. Di hari berikutnya, satu lagi jemaah dari Bondowoso harus menunda keberangkatan.

Syahwati (61), jemaah kloter 87, mengalami kelelahan dan dehidrasi saat berada di Asrama Haji Surabaya, kemarin (15/5).

“Sekarang masuk RS dan tunda berangkat, tapi sudah mulai membaik,” imbuhnya.

Setelah sebelumnya, Burya tunda berangkat karena menunggu suaminya yang sakit.

keputusannya berubah. Dengan dukungan keluarga, ia akhirnya memilih berangkat lebih dulu ke Tanah Suci, meninggalkan suaminya yang masih dirawat. 

“Ia diberangkatkan bersama kloter 87 Bondowoso, karena satu orang kloter 87 masuk RS dan tunda berangkat,” paparnya.

Di sisi lain, kabar menggembirakan datang dari jemaah yang sudah tiba di Arab Saudi. Kloter 85 dan 86 dilaporkan telah mendarat di Jeddah dan mulai menjalani rangkaian ibadah, termasuk umroh wajib. Secara keseluruhan, jemaah haji asal Bondowoso terbagi dalam tiga kloter, yakni 85, 86, dan 87. (ham/bud)

 

Editor : M. Ainul Budi
#berita bondowoso #kabar haji #cjh #update haji #Bondowoso