radar jember - ENAM tenaga kesehatan asal Bondowoso, dipastikan bertugas dalam pelaksanaan ibadah haji 2026.
Mereka bukan hanya berangkat ke Tanah Suci, tetapi membawa misi utama, menjaga kesehatan dan keselamatan jemaah selama beribadah.
Mereka dinyatakan lolos seleksi oleh Kementerian Haji dan Umroh, serta Kementerian Kesehatan untuk bertugas pada musim haji tahun ini.
Setelah sebelumnya, banyak tenaga kesehatan juga mengikuti seleksi tersebut.
“Tahun ini ada 6 petugas yang berasal dari tenaga kesehatan di Bondowoso. Ada 4 dokter dan 2 perawat,” ujarnya dr Moch Jasin, Kepala Dinas Kesehatan Bondowoso.
Baca Juga: Angin Kencang Masih Mengintai, BPBD Bondowoso Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan
Proses pendaftaran petugas kesehatan haji dilakukan secara perorangan, bukan penunjukan langsung institusi. Meski demikian, setiap calon wajib mengantongi rekomendasi dari dinas kesehatan sebagai syarat administratif.
“Tenaga kesehatan yang bertugas tidak boleh memiliki jabatan, misalnya Kabid dan lain sebagainya. Kalau iya, maka secara otomatis ditolak sistem,” terangnya.
Dari jumlah tersebut, tiga dokter akan mengawal kloter jemaah Bondowoso, sementara satu dokter lainnya bertugas di kloter Surabaya.
Baca Juga: Update Haji Lumajang 2026: Ratusan CJH Tunda Keberangkatan?
Untuk menjadi petugas haji, para nakes harus melewati serangkaian seleksi ketat.
“Mulai dari seleksi administrasi, kemudian seleksi kompetensi. Ada juga sampai tes kejiwaan. Untuk bisa lolos menjadi petugas ini,” imbuhnya.
Seleksi tersebut dilakukan untuk memastikan petugas tidak hanya siap secara teknis, tetapi juga matang secara mental dalam menghadapi berbagai tantangan pelayanan kesehatan di Tanah Suci. “Tujuan teman-teman ini tugas utama adalah melayani jamaah,” tegasnya.
Selain memberikan pelayanan medis, para petugas juga diharapkan menyampaikan laporan rutin, terkait kondisi jemaah agar keluarga di Indonesia tetap mendapat informasi. “Jadi saya berharap teman-teman nanti bisa memberikan pelayanan kepada jamaah haji di Indonesia dengan humanis dan juga dengan ramah,” pungkasnya. (ham/bud)
Editor : M. Ainul Budi