Aset Tak Boleh Mangkrak, Pasar Hewan Locare Bondowoso Disiapkan Tarik Investor

Faqih Humaini • Dipublikasikan Jumat, 15 Mei 2026 | 13:16 WIB
TERBENGKALAI: kondisi Pasar Hewan Locare Kecamatan Curahdami digadang mulai dilirik investor.
TERBENGKALAI: kondisi Pasar Hewan Locare Kecamatan Curahdami digadang mulai dilirik investor.

 

DABASAH, Radar Ijen – Pemkab Bondowoso mulai serius menata pemanfaatan aset daerah yang selama ini belum tergarap maksimal.

Salah satu yang kini disorot adalah Pasar Hewan Locare di Kecamatan Curahdami yang diproyeksikan menjadi magnet investasi baru guna mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya pemkab untuk mengoptimalkan potensi aset yang selama ini belum memberikan kontribusi signifikan terhadap pendapatan maupun aktivitas ekonomi masyarakat.

Baca Juga: Anggaran Hanya Cukup Untuk Sebulan? BPBD Bondowoso Mulai Distribusikan Air Bersih 

Sekretaris Daerah (Sekda) Bondowoso, Fathur Rozi, menegaskan bahwa seluruh aset daerah, baik bergerak maupun tidak bergerak, harus memberikan nilai manfaat dan tidak lagi dibiarkan mangkrak tanpa kontribusi nyata.

“Kami mulai fokus pemanfaatan aset, baik aset bergerak maupun tidak bergerak. Kami tidak ingin aset terus-terusan terbengkalai,” ujarnya.

Menurutnya, Pasar Hewan Locare memiliki potensi besar untuk dikembangkan, terlebih mulai dilirik investor yang tertarik menanamkan modal di Bondowoso.

Lokasi yang strategis serta dukungan sektor peternakan yang cukup kuat dinilai menjadi daya tarik tersendiri bagi para calon investor. 

Namun, sebelum melangkah lebih jauh, pemkab melakukan pengkajian menyeluruh untuk memastikan status aset di kawasan tersebut jelas dan tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari. “Kami juga harus memastikan status aset yang ada di Pasar Hewan Locare Kecamatan Curahdami. Tujuan pengkajian penertiban aset ini agar tidak terjadi permasalahan,” tegasnya.

Baca Juga: Auto Bikin Heboh Dan Terpesona! Kepala SMKN 3 Bondowoso Cosplay Pakai Wearpack Balap Lengkap Acara Farewell Party

Selain aspek legalitas, pemkab juga mempertimbangkan skema kerja sama yang tepat agar pengelolaan aset bisa berjalan optimal tanpa merugikan kepentingan daerah.

Pemanfaatan aset tersebut diharapkan tidak hanya meningkatkan nilai ekonomi, tetapi juga mampu membuka lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat sekitar. 

Dengan demikian, keberadaan pasar hewan tersebut nantinya tidak sekadar menjadi fasilitas jual beli ternak, tetapi juga berkembang menjadi pusat aktivitas ekonomi yang lebih luas.

Fathur menambahkan, Pemkab Bondowoso pada prinsipnya terbuka terhadap investor yang ingin berkontribusi dalam pembangunan daerah.

Meski begitu, setiap peluang investasi tetap akan melalui kajian matang agar sesuai dengan aturan dan kepentingan daerah. Ia menegaskan, pemerintah tidak ingin gegabah dalam mengambil keputusan yang berpotensi menimbulkan persoalan di kemudian hari. 

“Perihal adanya investor yang melirik potensi di Bondowoso, kami sudah menampung peluang itu. Selagi tujuannya untuk pembangunan dan kemajuan Bondowoso, kami akan terima dan welcome,” pungkasnya. (faq/bud)

 

Editor : M. Ainul Budi
berita bondowoso Pemkab Bondowoso pasar hewan Bondowoso