Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Loncat di Jalan atau Sengaja Ditinggal? Pria Misterius Bondowoso yang Tergeletak di Jalan Ternyata Pasien eks ODGJ

Ilham Wahyudi • Selasa, 5 Mei 2026 | 11:02 WIB
DIEVAKUASI: Petugas Polsek Bondowoso Kota membawa Hafid, pria yang ditemukan tergeletak tak berdaya di pinggir jalan. (ILHAM)
DIEVAKUASI: Petugas Polsek Bondowoso Kota membawa Hafid, pria yang ditemukan tergeletak tak berdaya di pinggir jalan. (ILHAM)

 

radar jember - KASUS pria tergeletak di pinggir jalan Bondowoso mulai menemukan titik terang. Fakta baru mengemuka.

Pria tanpa identitas yang sempat ditemukan tergeletak di pinggir jalan itu ternyata merupakan pasien orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) yang baru saja keluar dari rumah sakit.

Bahkan, secara medis, pasien tersebut sebenarnya sudah dinyatakan layak pulang sejak dua hari sebelumnya.

Kemudian pria yang diketahui bersama Hafid Joyo Kesuma itu, baru dijemput oleh keluarganya, serta ditinggal di tempat dia ditemukan. "Pasien itu sebenarnya pasien ODGJ," kata Untung Khuzairi, Kabid Rehabilitasi Sosial Dinsos P3AKN Bondowoso.

Baca Juga: Genjot Infrastruktur Permukiman Bondowoso di Tahun 2026, Dari Air Minum hingga RTLH

Identitas korban juga mulai terkuak. Ia tercatat ber-KTP wilayah Maesan, meski memiliki latar belakang keluarga di Taman, Kecamatan Taman Krocok. Kondisi keluarga yang tidak utuh disebut ikut mempengaruhi penanganan.

Korban disebut sempat dijemput keluarga dari rumah sakit pada malam hari. Namun, dalam perjalanan, muncul klaim bahwa korban melompat dari kendaraan.

"Waktu dijemput itu di tengah jalan meloncat, kemudian ditinggal sama keluarganya. Tapi tidak mungkin kan. Kalau keluarganya meloncat itu kan, kemudian ditinggal," ujarnya.

Pernyataan itu memunculkan dugaan kuat adanya unsur kesengajaan. Terlebih, secara logika, keluarga seharusnya tetap bertanggung jawab membawa kembali pasien, bukan justru meninggalkannya. "Ini kan ada unsur kesengajaan. Walaupun benar meloncat kan, kalau pikiran yang waras kan dinaikin lagi ke sepeda," tegasnya.

Kasus ini pun langsung ditindaklanjuti setelah laporan masyarakat masuk. Petugas bergerak cepat mengevakuasi korban dan membawanya kembali untuk penanganan.

Baca Juga: VIRAL! Live Konten Vulgar Berbayar Polres Bondowoso Amankan Sepasang Kekasih

"Tadi pagi (kemarin,red)  sudah dijemput, diambil, ditangani oleh kita," katanya.

Korban kemudian diantar ke keluarganya di Taman Krocok. Namun, persoalan belum selesai. Keluarga sempat disebut menolak perawatan lanjutan, meski di sisi lain juga meminta pasien segera dievakuasi.

Di tengah tarik-ulur itu, sistem penanganan ODGJ juga menghadapi kendala serius.

Fasilitas rehabilitasi milik provinsi di Pasuruan saat ini kelebihan kapasitas. "Kapasitasnya menampung 325, tapi yang ada disana itu 500 lebih. Jadi nggak bisa menangani," jelasnya.

Akibatnya, pasien harus masuk daftar antrian untuk mendapatkan rehabilitasi. Sementara itu, pemerintah daerah hanya bisa melakukan pendekatan persuasif kepada keluarga agar tetap merawat pasien sambil menunggu jadwal.

Kasus ini bahkan telah dikoordinasikan dengan aparat kepolisian. Dugaan penelantaran mengarah pada potensi pidana jika terbukti.

"Sampai terjadi penelantaran itu kasus kriminal. Jadi tadi kita sudah koordinasi dengan Polsek Kota untuk jaga-jaga," pungkasnya. (ham/bud)

 

Editor : M. Ainul Budi
#berita bondowoso #Polres Bondowoso #Bondowoso