Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Serbuan Ulat Bulu Ganggu KBM di Bondowoso, Damkar Lakukan Evakuasi ke Sekolah

Faqih Humaini • Sabtu, 25 April 2026 | 11:30 WIB
EVAKUASI: Petugas Damkar Bondowoso saat evakuasi ulat bulu yang mengganggu siswa, kemarin (23/4). (DAMKAR)
EVAKUASI: Petugas Damkar Bondowoso saat evakuasi ulat bulu yang mengganggu siswa, kemarin (23/4). (DAMKAR)

 

DAWUHAN,  Radar Ijen – Aktivitas belajar mengajar di SDN Dawuhan, Kecamatan Grujugan, sempat terganggu akibat serbuan ulat bulu yang memenuhi area sekolah, Kamis (23/4). Kejadian tersebut membuat pihak sekolah meminta bantuan petugas pemadam kebakaran (Damkar) untuk melakukan penanganan.

Kabid Damkar Satpol PP Bondowoso, Vara Tedi, mengatakan pihaknya menerima laporan sekitar pukul 12.45 WIB dari pelapor atas nama B. Erwin, warga setempat. Petugas pun langsung diterjunkan menuju lokasi untuk melakukan penanganan.

“Begitu menerima laporan, petugas langsung menuju lokasi dan melakukan evakuasi ulat bulu yang berada di area sekolah,” ujarnya.

Baca Juga: Melihat Lebih Dekat Pendidikan Bondowoso di Wilayah Terpencil, Akses Sulit, Bangunan Tak Layak Hingga Blank Spot Sinyal

Peristiwa bermula saat sejumlah siswa tengah berolahraga di halaman sekolah. Tiba-tiba, beberapa di antaranya tertimpa ulat bulu yang jatuh dari pohon.

Setelah dilakukan pengecekan, ternyata jumlah ulat bulu cukup banyak dan menyebar di sejumlah tanaman di lingkungan sekolah.

Kondisi itu dinilai mengganggu kenyamanan dan keamanan kegiatan belajar mengajar. Perwakilan guru kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada Damkar Bondowoso untuk segera dilakukan evakuasi.

Baca Juga: Kemenhaj Sebut Kasus CJH Pasutri Lumajang Murni Penipuan, Begini Penjelasannya

Selain melakukan pembersihan, petugas juga melakukan pendataan di lokasi untuk memastikan kondisi benar-benar aman sebelum kegiatan sekolah kembali berjalan normal.

Vara Tedi menambahkan, keberadaan ulat bulu dalam jumlah banyak biasanya dipicu oleh faktor lingkungan, seperti kondisi cuaca dan keberadaan pohon yang menjadi habitatnya. Ia mengimbau pihak sekolah dan masyarakat untuk segera melapor jika menemukan kejadian serupa.

“Alhamdulillah, ulat bulu berhasil dibasmi dan situasi kembali aman. Kami siap merespons cepat setiap laporan masyarakat,” pungkasnya. (faq/bud)

 

Editor : M. Ainul Budi
#berita bondowoso #ulat bulu #Damkar