Radar Ijen - Ratusan ribu warga Bondowoso mulai menerima bantuan pangan (bapang), alokasi Februari dan Maret 2026.
Distribusi dilakukan bertahap, dengan total jutaan kilogram beras dan ratusan ribu liter minyak goreng disiapkan pemerintah.
Sebanyak 162.275 warga di Bondowoso menerima Bapang, alokasi Februari dan Maret 2026. Penyaluran dilakukan secara bertahap oleh Bulog Bondowoso dalam beberapa waktu ke depan.
Tahap pertama distribusi berlangsung pada 16 hingga 27 April 2026, menyasar delapan kecamatan. Yakni Kecamatan Tenggarang, Bondowoso, Grujugan, Curahdami, Tegalampel, Taman Krocok, Wringin, dan Klabang.
Sementara untuk kecamatan lainnya dijadwalkan pada Mei 2026.
Total terdapat 23 kecamatan dengan 209 desa dan 10 kelurahan di Bondowoso yang akan menerima bantuan tersebut.
"InsyaAllah disalurkan bulan Mei, jadwal nanti kami diskusikan dengan Pemerintah Daerah dan akan disampaikan lebih lanjut melalui surat kepada Bupati, Sekda dan jajaran serta OPD dan Forkopimda," ungkap Wakil Pimpinan Bulog Cabang Bondowoso, Tirto Panji Prasetyo.
Baca Juga: Fungsikan JPO Jompo Jember! Banyak yang Nekat Menyebrang Langsung
Setiap penerima bantuan pangan (PBP) mendapatkan 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng.
Secara total, Bulog menyiapkan 3.245.500 kilogram beras serta 649.100 liter minyak goreng untuk disalurkan.
"Masing-masing mendapatkan 20 kg beras dan 4 liter minyak," jelasnya.
Panji menambahkan, bantuan minyak goreng bukan kali pertama diberikan. Sebelumnya, bantuan serupa juga telah disalurkan pada Oktober dan November 2025.
Terkait ketersediaan, Bulog memastikan stok beras dalam kondisi aman dan mencukupi untuk kebutuhan penyaluran.
Data penerima bantuan sendiri bersumber dari DTSEN Kementerian Sosial yang diteruskan ke Badan Pangan Nasional (Bapanas) dan ditugaskan kepada Bulog.
"Bulog menerima penugasan dari Bapanas untuk menyalurkan Bantuan Pangan dengan sumber data dari DTSEN Kemensos tersebut," tegasnya.
Sesuai petunjuk teknis, sebelum distribusi dilakukan, kualitas dan kuantitas bantuan telah melalui proses pengecekan bersama Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Bondowoso.
"Sudah dilakukan pengecekan kualitas dan kuantitas," pungkasnya. (ham)
Editor : M. Ainul Budi