Jembatan Darurat Segera Difungsikan, Wabup Bondowoso Tinjau Kesiapan dan Gelar Doa Bersama

Faqih Humaini • Dipublikasikan Selasa, 21 April 2026 | 17:21 WIB
TINJAU DAN DOAKAN: Wabup As
TINJAU DAN DOAKAN: Wabup As'ad bersama sejumlah pejabat saat meninjau jembatan darurat sekaligus mendoakan keselamatan penggunanya kedepan, (21/4). (DOK RADAR IJEN)

 

SENTONG, Radar Ijen – Wakil Bupati Bondowoso, As’ad Yahya Syafi’i, meninjau langsung jembatan alternatif di wilayah Sentong, Selasa (21/4). Jembatan tersebut disiapkan sebagai akses sementara bagi warga pasca ambruknya jembatan utama jalur Bondowoso - Jember.

Peninjauan dilakukan bersama Kepala BSBK Bondowoso, Kalaksa BPBD, serta camat setempat. Langkah ini untuk memastikan kesiapan infrastruktur sebelum difungsikan oleh masyarakat.

As’ad Yahya Syafi’i mengatakan, pembangunan jembatan alternatif tersebut merupakan respon atas kebutuhan mendesak warga yang selama ini terdampak putusnya akses penghubung.

Baca Juga: CEK FAKTA! Kebijakan Gaji ke-13 ASN Apa Benar Dibatasi, Simak Detailnya Ini

“Alhamdulillah hari ini saya mengunjungi jembatan alternatif yang akan digunakan oleh warga. Ini juga merupakan permintaan langsung dari masyarakat,” ujarnya.

Ia mengakui, secara konstruksi jembatan tersebut masih bersifat sederhana. Hal itu tidak lepas dari keterbatasan yang dihadapi dalam proses pembangunan. “Sebenarnya kita ingin membangun yang lebih kokoh, tetapi karena keterbatasan, maka saat ini masih apa adanya,” jelasnya.

Meski demikian, keberadaan jembatan alternatif disambut antusias oleh masyarakat sekitar.

Warga dinilai cukup terbantu dengan adanya akses sementara tersebut. “Masya Allah, masyarakat sangat antusias. Mereka sudah cukup senang dengan adanya jembatan ini,” tambahnya.

Baca Juga: Berikut Ini Mekanisme Detail Penempatan Manajer Koperasi Merah Putih Oleh BUMN

Dalam waktu dekat, pemerintah daerah juga akan melakukan survei lanjutan untuk penataan kawasan sekitar jembatan.

Pembersihan lingkungan menjadi salah satu fokus agar akses tersebut lebih nyaman digunakan.

“Insya Allah hari Jumat kita akan lakukan survei lagi, agar kawasan ini bisa lebih asri. Saat ini masih ada sampah-sampah yang perlu dibersihkan,” katanya.

Terkait operasional, jembatan alternatif tersebut ditargetkan bisa mulai digunakan setelah proses peninjauan dan pembersihan rampung.

“Insya Allah mungkin setelah hari Jumat sudah bisa digunakan,” ujarnya.

Untuk menjaga keamanan dan ketahanan konstruksi, jembatan tersebut diprioritaskan bagi pejalan kaki.

“Ini khusus pejalan kaki. Untuk sepeda sebenarnya bisa, tetapi kita batasi hanya pejalan kaki saja agar jembatan tetap awet,” tegasnya.

Ia menambahkan, pembangunan jembatan utama masih berlangsung dan ditargetkan rampung pada November 2026.

Karena itu, keberadaan jembatan alternatif diharapkan bisa dijaga bersama oleh masyarakat. “Kita harus merawat jembatan ini bersama-sama demi kepentingan bersama,” pungkasnya. (faq/bud)

 

Editor : M. Ainul Budi
Jember Wakil Bupati Bondowoso Bondowoso