KADEMANGAN, Radar Ijen - Menjelang keberangkatan haji, ratusan calon jemaah haji (CJH) Bondowoso mulai menerima perlengkapan utama. Distribusi koper dilakukan bertahap melalui KBIH agar lebih mudah dijangkau.
Kementerian Haji dan Umroh Bondowoso mulai mendistribusikan koper untuk CJH. Penyaluran dilakukan selama dua hari melalui Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) di sejumlah kecamatan.
Titik distribusi tersebar di berbagai lokasi, di antaranya Ponpes Darul Falah Kecamatan Cermee, Ponpes Nurut Taqwa Prajekan, Kantor PCNU Sumberwringin, hingga Masjid Al Ashar Wonosari.
Selain itu, di wilayah kota Bondowoso, penyaluran juga dilakukan di IAI At Taqwa, Graha NU, Al Mabrur Maesan, KMS Tamanan, serta Ponpes Al Husnan Wringin.
Pegawai Kantor Kementerian Haji dan Umroh Bondowoso, Eko Hariadi, menjelaskan setiap CJH menerima dua koper, satu tas Armusna, serta tas paspor. “Masing-masing dapat dua koper,” ujarnya.
Ia merinci, koper tersebut terdiri dari satu koper besar berkapasitas 32 kilogram dan satu koper kabin berkapasitas 7 kilogram.
Pada hari pertama, sebanyak 338 CJH telah menerima koper. Sementara pada hari kedua, distribusi dilanjutkan kepada 571 CJH. “Hari ini (kemarin, red) langsung selesai, dipastikan selesai,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umroh Bondowoso, Astono, menyampaikan total kuota jemaah calon haji tahun 2026 mencapai 916 orang. Para jemaah dijadwalkan berangkat dalam tiga kelompok terbang (kloter).
Kloter 85 dan 86 akan diberangkatkan pada 13 Mei 2026, sedangkan kloter 87 pada 14 Mei 2026.
Seluruh jemaah asal Bondowoso masuk dalam gelombang kedua keberangkatan haji tahun ini. Astono memastikan seluruh tahapan administrasi telah rampung, mulai dari pelunasan biaya, pembuatan paspor, hingga pengurusan visa.
“Pelunasan sudah tuntas, pemasporan sudah tuntas, bahkan pemvisaan sudah tuntas. Sudah tuntas semua,” pungkasnya. (ham/bud)
Editor : M. Ainul Budi