Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

DPRD Bondowoso Terus Desak Bagian Kesra Pemkab Agar Tak Anggap Remeh Insentif Guru Ngaji

Faqih Humaini • Senin, 20 April 2026 | 07:31 WIB
ilustrasi seorang guru ngaji
ilustrasi seorang guru ngaji

 

radar jember - KOMISI IV DPRD menyoroti lambannya pencairan insentif guru ngaji yang hingga kini belum sepenuhnya tuntas. Dari total 5.865 penerima, bagian kesejahteraan rakyat (Kesra) sebelumnya menyebut hanya sekitar 7 hingga 15 rekening yang belum cair.

Namun, temuan di lapangan justru menunjukkan angka yang jauh lebih besar.

Sekretaris Komisi IV, DPRD Bondowoso Abdul Majid menegaskan, perbedaan data tersebut tidak bisa dianggap sepele.

Berdasarkan laporan yang diterima pihaknya, terdapat hingga 518 penerima yang belum menerima haknya. Kondisi ini dinilai memerlukan penanganan serius dan cepat dari pihak terkait.

Baca Juga: Dibalik Belum Cairnya Insentif Ratusan Guru Ngaji di Bondowoso! Belum Ada Kepastian, Hanya Diminta Sabar

“Kalau sebelumnya disampaikan hanya belasan rekening saat kami lakukan Kunker, tapi sekarang muncul temuan ratusan yang belum cair, ini harus segera diselesaikan. Jangan sampai dianggap remeh,” tegasnya saat dikonfirmasi Jawa Pos Radar Ijen.

Menurutnya, para guru ngaji telah cukup bersabar menunggu pencairan insentif tersebut. Apalagi, bantuan tersebut menjadi salah satu bentuk perhatian pemerintah terhadap peran mereka dalam pembinaan keagamaan di masyarakat.

Komisi IV pun mendorong agar bagian Kesra segera mengambil langkah konkret. Salah satunya dengan melakukan verifikasi ulang data penerima agar tidak terjadi perbedaan angka yang mencolok seperti saat ini.

Baca Juga: Rekrutmen Manager KDMP Dalam Sorotan Tajam, Warning Tak Boleh Ada Jasa Titipan Ordal

Validasi dianggap penting untuk memastikan seluruh penerima mendapatkan haknya.

Selain itu, jika ditemukan banyak rekening yang tidak aktif, pihak Kesra diminta segera berkoordinasi dengan perbankan.

Langkah ini dinilai krusial agar kendala teknis tidak terus berlarut dan menghambat proses pencairan insentif.

“Kalau memang kendalanya di rekening non-aktif, segera koordinasikan dengan bank. Cari solusi terbaik agar pencairan bisa dipercepat,” imbuhnya.

Komisi IV berharap persoalan ini bisa segera diselesaikan dalam waktu dekat. Dengan begitu, para guru ngaji tidak lagi menunggu tanpa kepastian, dan kepercayaan terhadap program bantuan pemerintah tetap terjaga. (faq/bud)

 

Editor : M. Ainul Budi
#DPRD #insentif guru ngaji #Bondowoso