BONDOWOSO, Radar Jember - Rotasi dan mutasi kembali bergulir di tubuh Kejaksaan Republik Indonesia.
Kali ini, pergeseran jabatan menyasar posisi strategis di lingkup Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bengkulu dan Kejaksaan Negeri (Kejari) Bondowoso.
Salah satu pejabat yang mengalami rotasi adalah Asisten Intelijen (Asintel) Kejati Bengkulu, Dr. David Palapa Duarsa.
Berdasarkan Keputusan Jaksa Agung Republik Indonesia Nomor KEP-IV-347/C/04/2026 tertanggal 13 April 2026, David Palapa Duarsa kini dipercaya mengemban amanah baru sebagai Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Bondowoso.
Penunjukan ini menjadi bagian dari langkah penyegaran organisasi sekaligus penguatan kinerja institusi penegak hukum di daerah.
David dikenal sebagai sosok berpengalaman di bidang intelijen kejaksaan.
Selama menjabat sebagai Asintel Kejati Bengkulu, ia aktif dalam pengamanan proyek strategis daerah serta penguatan deteksi dini terhadap potensi tindak pidana korupsi.
Baca Juga: Kasus Narkotika Dominan, Kejari Bondowoso Musnahkan BB 72 Perkara, Begini Komentar Kajari
Pendekatan preventif yang dikedepankan dinilai mampu menekan potensi kerugian negara dan memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah.
Selain itu, ia juga mendorong optimalisasi peran intelijen berbasis analisis data dalam mendukung penegakan hukum.
Sejumlah program pengamanan pembangunan strategis yang dikawal berjalan kondusif, sehingga memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi kejaksaan.
Sementara itu, posisi Asintel Kejati Bengkulu kini diisi oleh Rolly Manampiring yang sebelumnya menjabat sebagai Kajari Sarolangun.
Rolly memiliki rekam jejak kuat dalam penanganan perkara, termasuk kasus tindak pidana korupsi yang berhasil dituntaskan hingga berkekuatan hukum tetap.
Di sisi lain, Kajari Bondowoso sebelumnya, Dzakiyul Fikri, mendapat promosi sebagai Asisten Pemulihan Aset pada Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah.
Selama memimpin Kejari Bondowoso, ia dikenal berhasil mendorong percepatan penanganan perkara, khususnya tindak pidana korupsi, serta meningkatkan capaian penyelamatan dan pemulihan kerugian negara.
Tak hanya itu, Dzakiyul Fikri juga aktif memperkuat transparansi kinerja melalui publikasi penanganan perkara serta inovasi pelayanan hukum kepada masyarakat.
Di bawah kepemimpinannya, Kejari Bondowoso dinilai lebih responsif, baik dalam penegakan hukum maupun pendampingan terhadap program pemerintah daerah.
Promosi yang diterimanya menjadi bentuk apresiasi atas kinerja dan dedikasi yang telah ditunjukkan selama bertugas. (faq)
Editor : Faqih Humaini