Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

DPRD Bondowoso Wanti-wanti Pekerjaan Jembatan Sentong Wajib Sesuai Spesifikasi

Faqih Humaini • Selasa, 14 April 2026 | 12:51 WIB
DIKERJAKAN: Sejumlah petugas proyek saat mulai melaksanakan pekerjaan jembatan Sentong, kemarin (13/4).
DIKERJAKAN: Sejumlah petugas proyek saat mulai melaksanakan pekerjaan jembatan Sentong, kemarin (13/4).

RADAR JEMBER - PROYEK pembangunan yang diperkirakan berlangsung hingga delapan bulan itu membuat akses penghubung vital terhenti, sehingga dibutuhkan solusi alternatif agar aktivitas masyarakat tetap berjalan.

DPRD Bondowoso meminta pihak pelaksana agar memperhatikan spesifikasi sesuai perencanaan.

Wakil Ketua DPRD Bondowoso, Sinung Sudrajad, menegaskan agar pekerjaan jembatan tersebut dilaksanakan secara maksimal dan sesuai spesifikasi teknis. Menurutnya, kualitas pembangunan tidak boleh dikompromikan meskipun ada dorongan percepatan.

Baca Juga: Gerak Cepat Tangani Banjir Wonoboyo, Pemerintah Bondowoso  Bangun Bronjong di Empat Titik Rawan

“Yang terpenting pekerjaan itu wajib dilakukan sebaik-baiknya sesuai spesifikasi yang ada,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan masyarakat untuk tetap berhati-hati saat berada di sekitar lokasi proyek. Pasalnya, kondisi jembatan saat ini sudah tidak memungkinkan untuk dilintasi, sehingga penutupan total dilakukan demi keselamatan bersama. Warga diminta mematuhi seluruh imbauan yang telah disampaikan pemerintah.

Di tengah keterbatasan akses tersebut, Sinung mendorong adanya pembangunan jembatan darurat yang lebih fungsional.

Tidak hanya untuk pejalan kaki, tetapi juga dapat dimanfaatkan oleh kendaraan roda dua. Menurutnya, keberadaan akses sementara yang memadai akan sangat membantu mobilitas warga sehari-hari.

Baca Juga: Melihat Progres Jembatan Sentong Bondowoso Diganti, Tetap Melintas di Atas Jembatan Meski Was was

Ia mengaku telah berkomunikasi dengan Kepala BPBD Bondowoso, Kristianto Putro Prasojo, terkait kemungkinan tersebut.

Meski jembatan darurat direncanakan menggunakan material kayu, ia menekankan pentingnya memperhatikan aspek kekuatan dan keamanan agar tetap layak digunakan.

Sinung menilai, durasi pengerjaan yang cukup lama menjadi alasan kuat perlunya akses alternatif yang representatif. Tanpa solusi tersebut, aktivitas ekonomi maupun sosial masyarakat berpotensi terganggu selama proses pembangunan berlangsung.

Meski demikian, ia tetap berharap proyek bisa diselesaikan lebih cepat tanpa mengurangi kualitas.

Namun, ia kembali menegaskan bahwa standar teknis harus menjadi prioritas utama agar hasil pembangunan benar-benar optimal dan dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang. (faq/bud)

 

Editor : M. Ainul Budi
#Jembatan #wakil ketua dprd #Bondowoso