BONDOWOSO, Radar Jember – Selain fokus pada penanganan infrastruktur, Pemerintah Kabupaten Bondowoso juga memberikan perhatian serius terhadap warga terdampak banjir di Desa Wonoboyo, Kecamatan Klabang.
Baca Juga: Gerak Cepat Tangani Banjir Wonoboyo, Pemerintah Bondowoso Bangun Bronjong di Empat Titik Rawan
Ratusan rumah yang mengalami kerusakan kini mulai mendapatkan penanganan melalui program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).
Bupati Bondowoso Abdul Hamid Wahid menyampaikan, dampak banjir yang terjadi beberapa waktu lalu tidak hanya merusak fasilitas umum, tetapi juga mengakibatkan kerugian besar bagi warga, khususnya pada sektor hunian.
Ia menyebut, jumlah rumah terdampak mencapai ratusan unit dengan tingkat kerusakan yang bervariasi, mulai dari rusak ringan hingga rusak berat.
Kondisi tersebut mendorong Pemkab untuk segera melakukan intervensi melalui program perbaikan RTLH.
“Untuk rumah korban yang terdampak sudah kita tangani, sebagian sudah dibangun melalui program RTLH,” ungkapnya.
Program RTLH ini difokuskan pada pemulihan kondisi hunian warga agar kembali layak ditempati.
Selain itu, upaya ini juga menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam menjamin keselamatan dan kesejahteraan masyarakat pascabencana.
Dalam pelaksanaannya, Pemkab tidak hanya mengandalkan satu sumber anggaran.
Sejumlah skema pembiayaan digabungkan, termasuk dari APBD serta kemungkinan dukungan dana tak terduga (BTT) untuk mempercepat proses pemulihan.
Kepala Dinas BSBK Ansori menambahkan, selain perbaikan rumah warga, pihaknya juga tetap mengalokasikan anggaran untuk penanganan infrastruktur pendukung seperti jembatan yang rusak akibat banjir.
“Kami rencanakan juga menggunakan dana BTT, namun sementara ini sudah kami tangani melalui P-APBD untuk perbaikan jembatan,” jelasnya.
Dengan langkah tersebut, Pemkab Bondowoso berharap pemulihan pascabencana di Desa Wonoboyo dapat berjalan lebih cepat.
Tidak hanya infrastruktur yang kembali berfungsi, tetapi juga kehidupan masyarakat bisa segera pulih dan kembali normal. (faq)
Editor : Faqih Humaini