Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Tegur Orang Asing, Warga Bondowoso Ini Malah Berujung Luka Parah di Badannya

Ilham Wahyudi • Senin, 13 April 2026 | 10:16 WIB
DIRAWAT: Aparat gabungan mendatangi S, korban pembacokan di Desa Rejoagung, Kecamatan Sumberwringin pasca mendapatkan lerawatan medis. (HUMAS/POLRES)
DIRAWAT: Aparat gabungan mendatangi S, korban pembacokan di Desa Rejoagung, Kecamatan Sumberwringin pasca mendapatkan lerawatan medis. (HUMAS/POLRES)

REJOAGUNG, Radar Ijen - Niat menegur orang asing di dalam rumahnya sendiri berujung petaka.
Seorang pemuda di Desa Rejoagung, Kecamatan Sumber Wringin, Bondowoso harus menahan luka bacok, setelah pelaku berbalik menyerang, Jum’at (10/4) malam.

Malam itu seharusnya tenang di Dusun Tol-tol Barat, Desa Rejoagung, Kecamatan Sumber Wringin.

Baca Juga: Banyak SPPG MBG di Bondowoso, Ribuan Orang Bisa Dapat Lapangan Kerja Baru

Namun, bagi S, 22, Jumat malam berubah menjadi momen yang tak akan mudah dilupakan.

Sekitar pukul 23.30 WIB, ia memergoki sosok asing di dalam rumahnya. Gerak-geriknya mencurigakan, mengendap di tengah malam.

Kasat Reskrim Polres Bondowoso, Iptu Wawan Triono menjelaskan, pasca mengetahui ada orang asing di rumahnya sendiri, S mencoba menegurnya. S spontan bertanya 'siapa itu?. Namun pelaku justru lari, sehingga langsung dikejar oleh korban.

Pasca pengejaran, S berhasil memegang pundak orang tersebut. Di situlah situasi berubah cepat.

Alih-alih menyerah, pelaku justru berbalik. Sebilah parang dikeluarkan, lalu diayunkan ke arah korban. Serangan itu mengenai betis kaki kiri S.

“Korban sudah mendapatkan pertolongan medis di Puskesmas Sumber Wringin,” imbuhnya.

Baca Juga: Kini ASN Pemkab Bondowoso Siap WFH Tiap Jumat, Bupati Dorong Produktif Berbasis Hasil

Luka yang diderita tak ringan. Sayatan sepanjang 15 sentimeter membekas di kaki korban, menjadi bukti kekerasan yang terjadi dalam hitungan detik.

Dalam kondisi panik, korban tak sempat mengenali wajah pelaku. Yang diingat hanya postur tubuh dan senjata yang digunakan.

“Pelaku memiliki tinggi badan sekitar 160 cm dan membawa senjata tajam jenis parang,” ujarnya.

Pelaku juga disebut mengenakan jaket dengan penutup kepala, menyulitkan identifikasi lebih lanjut.

Kini, aparat kepolisian masih memburu pelaku. Sejumlah saksi telah dimintai keterangan untuk mengungkap siapa sosok di balik aksi brutal tersebut.

“Saksi menyebut pelakunya membawa parang, panjang,” pungkasnya. (ham/bud)

Editor : M. Ainul Budi
#Polres Bondowoso #Bondowoso