Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Program Rantas Pemkab Bondowoso Terus Berlanjut: 134 Titik Jalan Akan Diperbaiki Tahun Ini

Ilham Wahyudi • 2026-03-26 15:13:28
DIPANTAU LANGSUNG: Bupati Bondowoso, Abdul Hamid Wahid (kanan) bersama Kepala BSBK Bondowoso memantau perbaikan jalan beberapa waktu lalu.
DIPANTAU LANGSUNG: Bupati Bondowoso, Abdul Hamid Wahid (kanan) bersama Kepala BSBK Bondowoso memantau perbaikan jalan beberapa waktu lalu.

DABASAH, Radar Ijen - Pemkab Bondowoso menyiapkan perbaikan 134 ruas jalan tahun ini.

Mayoritas proyek infrastruktur tersebut bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) yang tematiknya difokuskan pada wilayah sekitar industri rokok.

Kepala Dinas Bina Marga Sumber Daya Air dan Bina Konstruksi Bondowoso, Ansori, mengatakan sumber pendanaan perbaikan jalan, memang berasal dari beberapa pos anggaran.

 Namun porsi terbesar berasal dari DBHCHT.

“134 ruas itu, kan kita banyak sekarang kegiatan itu ada di tematiknya tetap ke DBHCHT,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa seluruh kegiatan tersebut tidak hanya bersumber dari APBD murni, melainkan dari berbagai sumber pembiayaan. Namun dominasi anggaran tetap berasal dari dana bagi hasil cukai tembakau. “Iya, dari beberapa sumber, tapi yang banyak di DBHCHT,” katanya.

Baca Juga: Perhatikan Penguatan Masyarakat Sekitar, Pemkab Bondowoso Terus Siapkan Berkas Administrasi Revalidasi UGG Ijen

Karena menggunakan skema dana tematik, penentuan titik perbaikan jalan juga menyesuaikan dengan wilayah yang berkaitan dengan aktivitas industri rokok.

 “Kalau terkait usulan penentuan titik, namanya tematik ya ke pabrik rokok itu tadi. Banyak sumber dananya dari pabrik rokok,” jelasnya.

Meski demikian, proyek perbaikan tersebut saat ini masih berada pada tahap perencanaan.

Jika seluruh tahapan selesai, pekerjaan fisik ditargetkan dapat diselesaikan dalam waktu relatif singkat. 

Baca Juga: Virus Tikus Leptospirosis Masih Jadi Momok? Dinkes Bondowoso Terus Ingatkan Pentingnya Alat Pelindung Pencegahan

“Itu kita rencanakan 3 bulan ya, untuk kegiatan fisiknya 3 bulan. Tapi sekarang masih proses perencanaan,” ujarnya.

Ke depan, pemerintah daerah juga berharap jumlah program perbaikan infrastruktur dapat terus bertambah. Namun hal tersebut sangat bergantung pada kemampuan pemerintah daerah, dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Makanya kami mengoptimalkan PAD, ini kan dalam rangka infrastruktur ini. PAD kita digenjot, PAD kita di-up,” ujarnya.

Menurutnya, upaya peningkatan PAD menjadi penting karena dana transfer dari pemerintah pusat ke daerah, saat ini cenderung mengalami pengetatan.

 “Kalau tidak itu, sekarang dana transfer ke daerah juga sudah di-press seperti itu. Terus kita mau dapat dari mana, mau bergerak ke mana? Kalau tidak dari PAD kita sendiri,” pungkasnya. (ham/bud)

Editor : M. Ainul Budi
#APBD #jalan rusak #DBHCHT #Abdul Hamid Wahid #Bupati #Bondowoso