Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Didukung Puluhan Mitra Penggilingan, Serapan Gabah dari Petani Bondowoso Melejit Sejak Awal Tahun

Ilham Wahyudi • 2026-03-15 19:07:52
MELIMPAH: Stok beras di Gudang Bulog Bondowoso melimpah, hasil dari serapan gabah dari petani.
MELIMPAH: Stok beras di Gudang Bulog Bondowoso melimpah, hasil dari serapan gabah dari petani.

NANGKAAN, Radar Ijen - Perum Bulog Cabang Bondowoso mencatat serapan gabah petani hingga awal Maret telah mencapai sekitar 37 persen dari target tahun ini. Penyerapan dilakukan melalui puluhan mitra penggilingan yang tersebar di berbagai wilayah.

Perum Bulog Cabang Bondowoso mencatat penyerapan gabah petani hingga awal Maret 2026 telah mencapai sekitar 14.010 ton setara beras. Angka tersebut setara sekitar 37 persen dari target serapan di Kabupaten Bondowoso.

Pemimpin Cabang Perum Bulog Bondowoso, Hesty Retno Kusumastuti, mengatakan target serapan untuk wilayah Bondowoso tahun ini sebesar 38.132 ton setara beras.

Baca Juga: Fenomena Tambal Jalan dari Warga Dapat Perhatian Besar, Begini Kata Wakil Ketua DPRD Bondowoso

Target tersebut merupakan bagian dari target total Bulog cabang Bondowoso yang mencapai 65.669 ton setara beras.

Menurut Hesty, penyerapan gabah dilakukan di hampir seluruh wilayah Bondowoso. Hal itu dimungkinkan karena jaringan mitra kerja Bulog yang tersebar di wilayah barat hingga timur kabupaten.

Saat ini terdapat sekitar 23 mitra kerja pengadaan yang membantu Bulog dalam proses penyerapan gabah.

 Selain itu, Bulog juga bekerja sama dengan sekitar 10 hingga 15 mitra maklon yang berperan dalam proses pengeringan dan penggilingan gabah.

Hesty juga menjelaskan, Bulog sebenarnya melakukan penyerapan gabah langsung dari petani.

Baca Juga: Antisipasi Panen Raya! Bulog Jember Gandeng 13 Mitra Maklon untuk Keringkan 1.600 Ton Gabah Per Hari!

 Namun karena tidak memiliki fasilitas penggilingan, gabah tersebut kemudian diproses oleh mitra maklon.

“Dari petani kemudian diarahkan ke mitra maklon yang melakukan proses pengeringan dan penggilingan,” jelasnya.

Dalam kebijakan pembelian gabah, Bulog menetapkan harga pembelian sebesar Rp6.500 per kilogram untuk gabah sesuai standar kualitas. Sementara untuk beras medium, harga pembelian sekitar Rp12.000 per kilogram dengan standar tingkat patahan (broken) tertentu. (ham/bud)

 

Editor : M. Ainul Budi
#Petani #gabah #bulog #Bondowoso