Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Melirik Alternatif Bila Jembatan Utama Sukowiryo Bondowoso Tutup Total, Seandainya Jalan Lingkar Itu Sudah Selesai?

Faqih Humaini • Jumat, 27 Februari 2026 | 13:40 WIB

SEANDAINYA SELESAI: Kondisi jalan lingkar yang masih mangkrak tanpa kejelasan. Seandainya jalan tersebut sudah bisa difungsikan, bisa dipastikan menjadi jalan alternatif utama.
SEANDAINYA SELESAI: Kondisi jalan lingkar yang masih mangkrak tanpa kejelasan. Seandainya jalan tersebut sudah bisa difungsikan, bisa dipastikan menjadi jalan alternatif utama.

RADAR JEMBER - JALAN Lingkar Pancoran yang diharapkan menjadi jalur alternatif utama pasca ambruknya jembatan penghubung di Bondowoso dipastikan belum dapat digunakan dalam waktu dekat.

Pemerintah daerah menyebut proyek tersebut masih terkendala persoalan lahan serta belum adanya jembatan penghubung, sehingga belum memungkinkan difungsikan sebagai jalur pengalihan arus kendaraan.

Kepala Dinas Bina Marga, Sumber Daya Air, dan Bina Konstruksi (BSBK) Bondowoso, Ansori, mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk mencari solusi penanganan akses.

Bahkan, pemerintah daerah telah mendapat suplai material berupa aspal, agregat, dan batu untuk memperbaiki jalan yang terdampak.

“Tadi (Rabu 25/2) juga sudah disampaikan oleh Pak Wakil Gubernur, bahwa kita mendapat suplai aspal sehingga bisa melakukan perbaikan jalan,” ujarnya.

Meski demikian, material tersebut belum dapat diarahkan untuk menuntaskan Jalan Lingkar karena proyeknya masih menghadapi sejumlah hambatan mendasar.

Menurut Ansori, kendala utama adalah persoalan lahan yang belum sepenuhnya selesai serta belum adanya jembatan di jalur tersebut.

“Terkait Jalan Lingkar, belum bisa kita tuntaskan. Pertama, masih ada beberapa peta lahan yang belum terselesaikan. Kedua, di lokasi tersebut belum ada jembatan, sehingga belum bisa digunakan untuk penyeberangan,” jelasnya.

Ia menambahkan, pembangunan jembatan tidak bisa dilakukan tanpa dukungan perkerasan jalan terlebih dahulu.

Karena itu, dengan kondisi saat ini, Jalan Lingkar belum dapat difungsikan sebagai jalur alternatif.

“Kemungkinan untuk tahun 2026 ini Jalan Lingkar belum bisa digunakan,” tegas Ansori.

Sementara, Ketua Komisi III DPRD Bondowoso, Sutriyono, menyayangkan kondisi tersebut mengingat kebutuhan jalur alternatif sangat mendesak.

Menurutnya, Jalan Lingkar seharusnya dapat menjadi solusi strategis untuk menjaga mobilitas warga sekaligus mencegah dampak ekonomi yang lebih luas akibat terputusnya jalur utama.

“Jalan lingkar ini sangat dibutuhkan sebagai jalur pengalihan. Harus ada langkah cepat dan proaktif agar akses transportasi tetap berjalan dan ekonomi masyarakat tidak sampai lumpuh,” tegas Sutriyono.

Sambil menunggu penyelesaian proyek jembatan Sentong, pemerintah daerah tetap melakukan perbaikan tambal sulam pada ruas jalan alternatif yang sudah ada agar kendaraan masih dapat melintas dengan lebih aman. (faq/bud)

 

Editor : M. Ainul Budi
#Jembatan #BSBK #jalan lingkar #Bondowoso