RADAR JEMBER - Akses transportasi yang menghubungkan Kabupaten Bondowoso dan Kabupaten Jember mengalami kendala serius.
Jembatan sentong atau Sukowiryo sebagai penghubung utama di jalur tersebut dilaporkan ambrol pada 23 Februari kemarin.
Yang memaksa pihak berwenang untuk melakukan penutupan total demi menjamin keselamatan pengguna jalan.
Kondisi jembatan yang tidak memungkinkan untuk dilalui kendaraan, baik roda dua maupun roda empat, membuat arus lalu lintas di kawasan tersebut lumpuh sementara.
KRONOLOGI JEMBATAN AMBROL
15 DESEMBER 2025
- Sekitar sore hari retakan jalan di Jembatan Sukowiryo Nangkaan Jalan Mastrip Bondowoso mulai terdeteksi. Warga sekitar maupun pengendara yang melintas pun sudah memberikan laporan kepada pihak terkait. Yakni BPBD Bondowoso maupun Dinas Perhubungan Bondowoso.
16 DESEMBER 2025
- Karena jembatan tersebut termasuk dalam jalan provinsi, pihak Dinas Bina Marga Jawa Timur merespon aduan masyarakat atas retakan tersebut. petugas telah melakukan perbaikan dengan pengaspalan ulang pada titik permukaan jalan yang mengalami retak, guna memastikan keamanan dan kenyamanan pengguna jalan. Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Ijen kala itu, Tim teknis memastikan konstruksi penyangga dan elemen utama jembatan masih dalam kondisi baik dan aman, sehingga kerusakan yang terjadi dikategorikan sebagai kerusakan ringan pada lapisan permukaan jalan.
- Pihak PU Bina Marga Provinsi Jawa Timur menegaskan bahwa langkah perbaikan ini merupakan bagian dari pemeliharaan rutin infrastruktur jalan dan jembatan.
23 FEBRUARI 2026
- Sekitar pukul 17.40 menjelang waktu Maghrib, jembatan tersebut akhirnya ambrol. Titik ambrol pun sama dengan titik yang retak pada bulan Desember lalu.
- Pemkab dan Pemprov akhirnya sepakat menutup total jembatan tersebut dan mengalihkan arus lalu lintas.
- Informasi yang dihimpun, jembatan tersebut akan dibangun dengan konstruksi beton. Dengan Panjang 45 meter dan lebar 14 meter.