Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Penyelesaian Polemik Masjid Nurul Iman di Tegalampel Bondowoso, Pihak Polsek Sebut Semuanya Harus Mengutamakan Musyawarah

Faqih Humaini • Selasa, 24 Februari 2026 | 18:10 WIB

BERKUMPUL: Sejumlah tokoh dan warga saat musyawarah di Masjid Nurul Iman kemarin. Terkait konflik masjid tersebut yang masih ada masalah internal keluarga.
BERKUMPUL: Sejumlah tokoh dan warga saat musyawarah di Masjid Nurul Iman kemarin. Terkait konflik masjid tersebut yang masih ada masalah internal keluarga.
 

radar jember - PENYELESAIAN polemik Masjid Nurul Iman di Kecamatan Tegalampel mendapat apresiasi aparat kepolisian. Kapolsek Tegalampel AKP Sobingan menilai penyelesaian melalui musyawarah merupakan langkah tepat agar konflik tidak berkepanjangan dan tidak kembali mengganggu ketenteraman warga.

Menurutnya, persoalan tersebut seharusnya tidak perlu terjadi karena masjid merupakan fasilitas ibadah milik umat, bukan milik pribadi.

Ia menegaskan status tanah masjid sudah lama menjadi wakaf sehingga tidak semestinya diperebutkan oleh pihak tertentu.

“Tanah ini sudah sekitar 20 tahun lalu menjadi wakaf, artinya milik umat. Pengelolaannya kini diserahkan kepada NU dan ke depan tidak ada lagi campur tangan individu,” tegasnya.

Sobingan berharap tidak ada lagi gesekan yang dipicu kepentingan pribadi maupun persoalan harga diri. Ia mengajak seluruh masyarakat untuk kembali memakmurkan masjid melalui kegiatan ibadah, pendidikan, dan sosial kemasyarakatan.

“Masjid harus menjadi tempat pemersatu, bukan sumber perpecahan. Mari kita rawat bersama,” imbuhnya.

Harapan serupa disampaikan Kepala Desa Karanganyar, Ilzam Ghazali. Ia menilai kesepakatan yang dicapai membawa dampak positif bagi kekompakan jamaah serta stabilitas desa setelah sempat memanas akibat konflik internal keluarga.

“Konflik ini sebenarnya persoalan keluarga. Alhamdulillah dengan pendekatan persuasif, kedua belah pihak akhirnya menyadari dan menerima keputusan forum,” ujarnya.

Ilzam juga mengingatkan agar setiap persoalan ke depan diselesaikan melalui dialog dan musyawarah. Dengan demikian, konflik tidak berkembang menjadi masalah sosial yang lebih luas. “Awali segala sesuatu dengan musyawarah, insyaallah akan membawa kemaslahatan,” pungkasnya. (faq/bud)

 

Editor : M. Ainul Budi
#Masjid #polsek #Bondowoso