Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Festival Ramadhan 2026 di Alun-alun Bondowoso, Libatkan Ratusan Pelaku UMKMJadi Pusat Perputaran Ekonomi

Ilham Wahyudi • Minggu, 22 Februari 2026 | 09:42 WIB

JUALAN: Sejumlah pelaku UMKM di Bondowoso menata barang dagangan mereka, sebelum masuk waktu berbuka puasa.
JUALAN: Sejumlah pelaku UMKM di Bondowoso menata barang dagangan mereka, sebelum masuk waktu berbuka puasa.

DABASAH, Radar Ijen - Ramadan bukan hanya momentum ibadah, tetapi juga denyut ekonomi rakyat. Di jantung kota, Pemerintah Kabupaten Bondowoso menggerakkan 300 UMKM lokal dalam Bazar Ramadan 2026, membidik peningkatan transaksi dan penguatan pelaku usaha kecil.

Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) resmi menggelar Bazar Ramadan 2026. Kegiatan tersebut dipusatkan di kawasan Monumen Gerbong Maut, tepat di sisi Alun-Alun RBA Ki Ronggo, mulai Rabu (18/2) hingga H-2 Idul Fitri mendatang.

Sebanyak 300 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal ambil bagian. Mereka menempati 150 tenda yang disiapkan panitia, dengan skema dua pelaku usaha dalam satu tenda. Produk yang ditawarkan pun beragam, mulai dari kuliner takjil dan makanan khas, busana muslim, aksesori, hingga berbagai layanan jasa.

Kepala Bidang Perdagangan Diskoperindag Bondowoso, Dwi Haryadi, menegaskan bahwa bazar ini bukan sekadar agenda rutin tahunan. Ada misi ekonomi yang ingin digenjot, terutama di bulan Ramadan ketika konsumsi masyarakat meningkat signifikan.

“Seluruh UMKM yang terlibat merupakan pelaku usaha asal Bondowoso,” ujarnya.

Menurut Dwi, Ramadan selalu menghadirkan efek domino ekonomi. Permintaan naik, mobilitas masyarakat meningkat, dan transaksi cenderung melonjak, terutama di pusat keramaian.

Dengan memilih lokasi strategis di pusat kota, pemerintah berharap bazar ini menjadi magnet belanja warga.

“Kami berharap terjadi peningkatan transaksi ekonomi yang berdampak langsung pada kesejahteraan pelaku UMKM dan masyarakat secara luas,” ungkapnya.

Lebih dari sekadar ruang jual beli, Bazar Ramadan 2026 juga dirancang sebagai etalase produk lokal Bondowoso.

Di tengah ketatnya persaingan pasar dan gempuran produk luar daerah, momentum ini menjadi ajang pembuktian bahwa UMKM lokal mampu bersaing dari sisi kualitas maupun kreativitas. (ham/bud)

 

Editor : M. Ainul Budi
#Alun alun #UMKM #Bondowoso