BONDOWOSO, Radar Jember - Sempat beredar rumor di masyarakat bahwa penyebab kelangkaan gas LPG 3 kilogram diakibatkan SPPG.
Operasional dapur SPPG Tamansari di Bondowoso dipastikan tidak menggunakan LPG subsidi 3 kilogram atau gas melon.
Seluruh aktivitas pengolahan makanan program dilakukan dengan LPG non-subsidi sesuai ketentuan pemerintah.
Mitra SPPG Tamansari, Yusuf, menegaskan bahwa sejak awal dapur beroperasi, penggunaan gas subsidi sudah dilarang dalam petunjuk teknis.
Karena itu, pihaknya memastikan seluruh kebutuhan energi dipenuhi dari tabung non-subsidi.
“Kami tegaskan, tidak ada penggunaan gas melon di dapur ini. Dari awal kami sudah diwajibkan memakai LPG non-subsidi, dan aturan itu kami jalankan sepenuhnya,” ujarnya.
Ketentuan tersebut mengacu pada pedoman dari Badan Gizi Nasional yang mengatur operasional dapur program gizi berskala besar.
Larangan penggunaan LPG 3 kilogram dimaksudkan agar distribusi subsidi tetap tepat sasaran bagi masyarakat berpenghasilan rendah.
Selain aspek regulasi, kebutuhan energi dapur juga dinilai tidak memungkinkan menggunakan tabung kecil.
Produksi makanan massal setiap hari membutuhkan pasokan gas stabil dalam jumlah besar agar proses memasak tidak terhambat.
Saat ini, dapur SPPG Tamansari mengandalkan tabung LPG 50 kilogram sebagai sumber utama, dengan tabung 12 kilogram sebagai cadangan operasional.
Dengan sistem tersebut, dapur mampu menjaga kontinuitas produksi tanpa harus menggunakan gas bersubsidi.
Menurut Yusuf, penggunaan tabung 3 kilogram justru berpotensi mengganggu kelancaran kerja karena harus sering diganti.
Hal itu tidak sesuai dengan tuntutan produksi yang harus selesai tepat waktu untuk distribusi makanan kepada penerima manfaat.
Lebih dari itu, pihaknya juga menilai penggunaan LPG non-subsidi sebagai bentuk tanggung jawab sosial.
Dengan tidak mengambil jatah gas melon, dapur program turut menjaga ketersediaan energi bersubsidi bagi warga yang benar-benar membutuhkan.
“Program ini justru hadir untuk membantu masyarakat, bukan mengambil hak mereka. Karena itu kami pastikan tidak memakai LPG subsidi dalam bentuk apa pun,” tegasnya.
SPPG Tamansari memastikan seluruh operasional dapur berjalan profesional, tertib, dan sesuai aturan, mulai dari standar keamanan instalasi hingga penggunaan energi.
Klarifikasi ini sekaligus menepis isu bahwa kelangkaan gas melon berkaitan dengan aktivitas dapur program. (faq)
Editor : M. Ainul Budi