RADAR JEMBER - Harapan masyarakat untuk melihat kembali kereta api melintasi jalur Kalisat (Jember) hingga Panarukan (Situbondo) semakin mendekati kenyataan.
Balai Teknik Perkeretaapian (BTP) Kelas I Surabaya mengonfirmasi telah merampungkan tahapan survei lapangan terkait rencana reaktivasi jalur legendaris tersebut.
Berdasarkan hasil pemetaan dan evaluasi terkini, antusiasme warga di sepanjang wilayah Jember, Bondowoso, hingga Situbondo terhadap pengaktifan kembali jalur ini tergolong sangat tinggi.
Jalur ini dinilai strategis untuk menghidupkan kembali konektivitas transportasi massal yang efisien di wilayah timur Jawa Timur.
Langkah BTP Surabaya ini merupakan kelanjutan dari studi kelayakan (feasibility study) yang sebelumnya telah dilakukan pada tahun 2022.
Hasil studi tersebut secara konsisten menunjukkan bahwa kehadiran kereta api sangat dinantikan oleh masyarakat sebagai alternatif moda transportasi selain kendaraan pribadi dan bus.
Komitmen tersebut disampaikan Denny Michels Adlan Kepala BTP Surabaya saat menerima kunjungan kerja Komisi 3 DPRD Kabupaten Bondowoso.
Ia mengungkapkan bahwa tahapan awal reaktivasi telah dilakukan melalui penyelesaian Survei Identifikasi Desain (SID) pada jalur KA nonaktif lintas Kalisat–Bondowoso–Panarukan.
“Setelah masa posko Natal dan Tahun Baru, kami melaksanakan survei dan telah memetakan keseluruhan jalur pada lintas Kalisat hingga Bondowoso,” ujar Denny.
Editor : M. Ainul Budi