Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Jenazah Pria di Bondowoso Baru Ditemukan Pasca Tiga Hari Meninggal Dunia, Ini Kronologinya

Ilham Wahyudi • Minggu, 8 Februari 2026 | 21:15 WIB
DIPERDALAM: Anggota Polres Bondowoso membawa jenazah pria sebatang kara ke Rumah Sakit untuk dilakukan pemeriksaan.
DIPERDALAM: Anggota Polres Bondowoso membawa jenazah pria sebatang kara ke Rumah Sakit untuk dilakukan pemeriksaan.

BATAAN, Radar Ijen - Kesunyian hidup seorang pria di Desa Bataan, Kecamatan Tenggarang, Bondowoso, berakhir tragis.

Setelah tiga hari tak terlihat beraktivitas, ia ditemukan tak bernyawa di dalam rumahnya, Sabtu (7/2) sore.

Warga Desa Bataan, Kecamatan Tenggarang, Bondowoso, dikejutkan dengan penemuan seorang pria meninggal dunia di rumahnya.

Korban diketahui bernama Didik Haryadi, 54, warga setempat. Jenazah korban langsung dievakuasi ke RS Bhayangkara Bondowoso untuk menjalani pemeriksaan luar.

Kepala Desa Bataan, Hariyanto, menjelaskan bahwa korban hidup sebatang kara sejak ibunya meninggal dunia.

Selama ini, korban hanya berinteraksi dengan Mamang, saudara korban yang membuka usaha potong rambut di depan rumahnya.

Dalam tiga hari terakhir, korban tak lagi terlihat beraktivitas. Upaya tetangga mengetuk pintu rumah tidak mendapat respons, sementara pintu rumah dalam kondisi terkunci.

Kecurigaan warga pun meningkat hingga akhirnya dilaporkan kepada ketua RT, RW, dan pemerintah desa. “Terus saya koordinasi ke Polsek. Ya ditemukan meninggal dunia,” ujarnya.

Kasi Humas Polres Bondowoso, Iptu Bobby Dwi Siswanto, membenarkan peristiwa tersebut.

Korban kemudian dibawa ke RS Bhayangkara untuk dilakukan pemeriksaan luar oleh petugas medis.

Hasil pemeriksaan awal menyebutkan korban diperkirakan telah meninggal dunia sekitar tiga hari sebelum ditemukan.

Polisi memastikan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

“Dari laporan itu hasil tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan terkait meninggalnya korban,” pungkasnya. (ham/bud)

Editor : M. Ainul Budi
#Polres Bondowoso #Bondowoso