RADAR JEMBER - Pertamina Patra Niaga memastikan ketersediaan LPG 3 kilogram di Kabupaten Bondowoso tetap aman menyusul keluhan masyarakat terkait kelangkaan dan lonjakan harga di sejumlah wilayah.
Sebagai langkah cepat, Pertamina menyalurkan tambahan pasokan atau extra dropping untuk menstabilkan distribusi dan memenuhi kebutuhan masyarakat.
Dalam sepekan terakhir, masyarakat Bondowoso mengeluhkan sulitnya memperoleh LPG 3 kilogram, khususnya di Kecamatan Tlogosari.
Kondisi tersebut bahkan memicu kenaikan harga di tingkat pengecer hingga mencapai Rp25 ribu per tabung, jauh di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah.
Menanggapi situasi tersebut, Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, menyatakan bahwa pihaknya telah melakukan mitigasi melalui penyaluran extra dropping hingga 32 persen dari rata-rata penyaluran harian.
Langkah ini diambil seiring meningkatnya permintaan LPG 3 kilogram dari sektor UMKM dan masyarakat umum.
“Rata-rata konsumsi harian masyarakat Bondowoso mencapai 20.800 tabung per hari. Dengan tambahan extra dropping ini, pasokan bertambah sekitar 6.700 tabung, sehingga total penyaluran menjadi sekitar 27.500 tabung per hari,” jelas Ahad, Selasa (28/1).
Menurutnya, tambahan pasokan tersebut diharapkan mampu mempercepat normalisasi distribusi LPG 3 kilogram di seluruh wilayah Bondowoso.
Pertamina juga terus melakukan pemantauan intensif di lapangan guna memastikan stok tersedia dan penyaluran berjalan sesuai ketentuan.
Selain penyaluran tambahan, Pertamina Patra Niaga juga melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah setempat.
Dalam proses normalisasi, penyaluran LPG akan diprioritaskan ke wilayah-wilayah yang terpantau mengalami kekosongan agar distribusi kembali merata.
Ahad mengimbau masyarakat agar tidak panik dan membeli LPG 3 kilogram di pangkalan resmi Pertamina sebagai titik distribusi akhir.
“Pembelian di pangkalan resmi akan mendapatkan harga sesuai HET Rp18 ribu per tabung, dengan kualitas dan kuantitas yang terjamin,” pungkasnya.(faq/fid)
Editor : Adeapryanis