RADAR JEMBER - Hujan dengan intensitas cukup tinggi yang mengguyur wilayah Kecamatan Maesan, mengakibatkan banjir drainase dan selokan di Dusun Krajan III, RT 09/RW 03, Desa Gambangan, Senin (26/1/2026) sore.
Peristiwa tersebut menyebabkan air meluap ke jalan dan halaman rumah warga, bahkan masuk ke dalam tiga rumah penduduk.
Plt Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bondowoso, Kristianto, mengatakan pihaknya menerima laporan dari warga melalui media sosial pada pukul 21.39 WIB, meskipun kejadian banjir terjadi lebih awal, sekitar pukul 15.30 WIB.
Menindaklanjuti laporan tersebut, BPBD langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan assessment.
“Begitu menerima laporan, tim Pusdalops bersama TRC-PB langsung menuju lokasi kejadian. Assessment kami lakukan pada dini hari untuk memastikan kondisi di lapangan dan dampak yang ditimbulkan,” ujar Kristianto saat dikonfirmasi, kemarin (27/1).
Hasil assessment di lapangan menunjukkan bahwa banjir disebabkan oleh tingginya curah hujan yang tidak diimbangi dengan kapasitas saluran air.
Kondisi selokan yang sempit serta tersumbat material terbawa arus menyebabkan aliran air tidak lancar dan meluap ke permukiman warga.
Kristianto menjelaskan, akibat kejadian tersebut tercatat tiga rumah warga terdampak genangan air, masing-masing milik Muhammad Saleh, Sugiono, dan Firmansyah.
Meski demikian, ia memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa banjir drainase tersebut.
“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Air sempat masuk ke rumah warga, namun tidak berlangsung lama. Tim kami bersama warga dan unsur terkait langsung melakukan pembersihan material yang menyumbat saluran,” jelasnya.
Dalam penanganan di lokasi, BPBD Bondowoso melibatkan Polsek Maesan dan masyarakat setempat.
Upaya pembersihan selokan dilakukan agar aliran air kembali normal dan genangan bisa segera surut. Hingga laporan terakhir disampaikan, kondisi air telah berangsur surut dan situasi dinyatakan aman terkendali. (faq/fid)
Editor : Adeapryanis