Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Ketua PC GP Ansor Bondowoso Terjerat Kasus Korupsi Dana Hibah, Kini Fathorrozi Pimpin Ansor Bondowoso, Tugas Berat Pulihkan Marwah Organisasi?

Ilham Wahyudi • Selasa, 27 Januari 2026 | 20:16 WIB
Ketua PC GP Ansor Bondowoso baru, Fathurrozi memberikan keterangan kepada sejumlah awak media.
Ketua PC GP Ansor Bondowoso baru, Fathurrozi memberikan keterangan kepada sejumlah awak media.

BADEAN, Radar Ijen – Pasca diterjang dugaan korupsi dana Hibah sejumlah Rp 1,2 Miliar, PC GP Ansor Bondowoso resmi berganti nahkoda.

Fathorrozi, 32, ditetapkan sebagai Ketua Pergantian Antar Waktu (PAW) untuk sisa masa jabatan sekitar satu tahun, Selasa (27/1). Ia terpilih dalam pleno pemilihan PAW yang digelar di Graha NU Bondowoso.

Forum itu digelar setelah ketua sebelumnya, Luluk Haryadi, dinonaktifkan karena tersandung dugaan korupsi dana hibah APBD Pemprov Jatim tahun anggaran 2024.

Fathorrozi meraih dukungan mutlak. Dari 24 suara sah, ia mengantongi 20 suara. Satu kandidat lainnya hanya memperoleh dua suara, sementara dua suara dinyatakan tidak sah.

"Pemilik hak suara adalah pengurus harian," ungkap Wakil Ketua II PC GP Ansor Bondowoso, Syaiful Bahri Husnan.

Kepada ketua terpilih, Syaiful menegaskan tanggung jawab besar kini berada di pundak Fathorrozi. Tugas utamanya: memulihkan marwah organisasi yang tercoreng kasus hukum.

Fathorrozi tak menampik kondisi internal yang terguncang. Ia menyebut, pasca penetapan ketua lama sebagai tersangka, struktur organisasi nyaris berantakan.

"Selanjutnya kita akan turun ke PAC, bagaimana kita menjelaskan dan memperbaiki nama baik Anshor. Serta sosialiasi agar tidak melakukan sesuatu yang berlawanan dengan hukum," kata pria yang akrab disapa Oji itu.

Ia menegaskan sikap organisasi menghormati proses hukum yang sedang berjalan di Kejaksaan Negeri Bondowoso. Bahkan, bila ada kader atau pengurus yang dipanggil penyidik, pendampingan hukum akan dipertimbangkan.

"Kami menghormati proses hukum yang berlaku," ujarnya.

Dukungan datang dari tingkat wilayah. Wakil Ketua Korwil Tapal Kuda PW GP Ansor Jatim, Muzammil, memastikan pihaknya berada di belakang langkah konsolidasi Ansor Bondowoso.

"Kami dukung untuk menyusun langkah strategis," ujarnya.

Sikap tegas justru disampaikan Ketua LBH Ansor, Jayadi. Ia menegaskan secara kelembagaan pihaknya mengecam tindakan yang merusak marwah organisasi.

"Secara pribadi sebagai Ketua saya menolak kalau LBH Anshor mendampingi," urainya.

Meski begitu, untuk kader di tingkat PAC yang dipanggil sebagai saksi, koordinasi pendampingan tetap akan dilakukan.

"Nantinya kita koordinasikan. Kita dampingi PAC-PAC. Yang diperiksa kan ketua PAC-PAC, Insyallah. Nggak semua, sebagian yang diperiksa," pungkasnya. (ham)

Editor : M. Ainul Budi
#ansor #Ketua #hibah #Korupsi #Bondowoso