RADAR JEMBER - KPH Perhutani Bondowoso membuka tahun dengan gebrakan.
Ribuan bibit buah dibagikan gratis kepada pengendara, Kamis (8/1), dalam program bertajuk Sedekah Oksigen.
Aksi ini menjadi cara Perhutani mengajak masyarakat terlibat langsung menambah tutupan hijau.
Administratur KPH Perhutani Bondowoso, Misbakhul Munir, menegaskan bibit yang dibagikan bukan sembarang tanaman.
Perhutani memilih jenis Multi Purpose Tree Species (MPTS) seperti durian, alpukat, petai, dan jenis buah lain agar bernilai ekologi sekaligus ekonomis.
“Kami memberikan bibit tanaman kepada masyarakat sebanyak 2.026 bibit, sesuai dengan tahun ini, yakni tahun 2026,” ujarnya.
Tidak berhenti di jalan raya, Perhutani juga menyasar para pemangku kebijakan. Sebanyak 1.000 bibit tambahan diserahkan ke Wakil Ketua DPRD Bondowoso dan 1.000 bibit ke Sekda Bondowoso.
Bibit-bibit ini bakal ditanam di Kecamatan Maesan serta kawasan Ijen, dua titik yang dianggap strategis.
“Jenisnya tanaman buah-buahan seperti alpukat, durian, dan petai,” tuturnya.
Arah programnya jelas, mengubah budaya menanam menjadi gerakan publik.
Munir menyebut manfaat pohon tidak hanya soal buah, tetapi juga menjadi pelindung dari risiko bencana hidrometeorologi yang makin kerap terjadi.
“Goal-nya kami ingin mengajak masyarakat bersedekah oksigen. Dengan menanam pohon, kita ikut menghindari bahaya bencana alam, sekaligus berkontribusi memberikan oksigen bagi semesta alam,” imbuhnya.
Wakil Ketua DPRD Bondowoso, Sinung Sudrajat, mengatakan Bondowoso merupakan kawasan dengan perbukitan dan pegunungan yang rentan sekali dengan longsor. Ketika hutan gundul, maka daya serap air hujan bisa menurun.
Terlebih lagi, kata Ketua DPC PDIP itu, Kota Tape seperti mangkuk dikelilingi perbukitan. Terutama di kawasan Kecamatan Sempol, Pakem, Wringin, Binakal, Maesan, dan lainnya.
Bahkan ada kawasan yang dalam kajiannya disebut kawasan cuaca ekstrem. Sehingga potensi hujan terus-menerus, puting beliung, dan lainnya.
"Kawasan itu selayaknya, nanti saya sampaikan ke ADM Perhutani, menjadi kawasan pokok untuk segera dilaksanakan penghijauan," pungkasnya. (ham/fid)
Editor : Adeapryanis