Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Soal Konflik Lahan di Ijen Bondowoso yang Berlarut-larut, Bisa Jadi Alarm?

Faqih Humaini • Rabu, 7 Januari 2026 | 19:02 WIB
Ketua DPRD Bondowoso AHMAD DHAFIR
Ketua DPRD Bondowoso AHMAD DHAFIR

radar jember - KETUA DPRD Bondowoso Ahmad Dhafir menegaskan pentingnya penegakan hukum dalam menyikapi konflik berkepanjangan di kawasan Ijen yang berdampak langsung terhadap kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat.

Ia menilai, situasi yang tidak kondusif telah membuat warga kehilangan ruang untuk bekerja dan beraktivitas secara normal.

Menurut Dhafir, dampak konflik tersebut tidak hanya dirasakan pekerja kebun, tetapi juga masyarakat sekitar.

Ia menyebut saat ini banyak warga tidak bisa bekerja, bahkan aktivitas ekonomi kecil seperti warung kopi ikut terdampak.

"menjadi alarm bahwa negara harus hadir melalui pendekatan hukum untuk menciptakan situasi yang aman dan kondusif," katanya.

Ia menegaskan bahwa persoalan utama bukan semata-mata soal adanya portal atau penutupan akses. Menurutnya, yang jauh lebih penting adalah bagaimana hukum ditegakkan secara adil.

Ahmad Dhafir menjelaskan bahwa jika pun ada portal, akses tersebut menuju ke rumah penduduk, sementara di kawasan kebun sendiri saat ini sudah tidak terdapat aktivitas, sehingga fokus utama tetap pada perlindungan hukum bagi seluruh masyarakat.

Dhafir juga menekankan bahwa negara sejatinya sudah hadir melalui struktur pemerintahan yang lengkap di tingkat daerah.

Mulai dari kecamatan, kepolisian, TNI, pemerintah desa, hingga perangkat dusun, semuanya ada di lapangan.

Karena itu, negara harus memastikan kehadirannya benar-benar dirasakan melalui jaminan rasa aman dan perlindungan hukum.

Terkait aspirasi masyarakat, Ahmad Dhafir menyebut hal tersebut sebagai sesuatu yang wajar dan sah dalam negara demokrasi.

Ia menambahkan bahwa sebenarnya data dan informasi terkait persoalan di kawasan tersebut sudah cukup lengkap, baik yang bersumber dari intelijen, laporan masyarakat, maupun dari pihak-pihak yang memiliki pandangan pro dan kontra.

Meski demikian, ia mengingatkan bahwa setiap langkah lanjutan tetap harus diantisipasi dengan matang.

Pendataan dan tindak lanjut, kata dia, perlu dilakukan secara hati-hati agar tidak memicu persoalan baru.

"Forkopimda Bondowoso akan kembali membahas persoalan ini, dan aspirasi itu juga telah ia sampaikan langsung kepada warga Kaligedang," katanya.

Ahmad Dhafir menegaskan bahwa dalam menyikapi berbagai dugaan yang muncul di tengah masyarakat, semua pihak perlu mengedepankan hukum.

"Siapa pun boleh memiliki dugaan, namun yang terpenting seluruh persoalan harus diselesaikan sesuai ketentuan hukum yang berlaku demi terciptanya keamanan dan ketertiban di Bondowoso," pungkasnya. (faq/bud)

Editor : M. Ainul Budi
#ketua dprd #Ijen #Bondowoso