RADAR JEMBER - Ratusan pelajar dan guru SMPN 2 Tamanan turun dari ruang kelas ke ruang publik.
Mereka memunguti, menyapu, dan memilah sampah plastik yang berserak di alun-alun Kecamatan Tamanan, Sabtu (3/1).
Aksi lingkungan itu menghasilkan hampir tiga kantong sak sampah plastik hanya dalam hitungan jam, gambaran bahwa pekerjaan rumah soal sampah masih panjang.
Ketua OSIS SMPN 2 Tamanan, Fatimatuz Zahro, menyebut gerakan ini lahir dari kegelisahan sederhana, bumi yang kian sesak oleh plastik.
"Kami ingin menjaga bumi dari sampah plastik yang bisa merusak lingkungan," jelasnya.
Sejak pagi, kata Zahro, antusiasme teman-temannya melebihi perkiraan.
Sampah yang terkumpul pun jadi bukti nyata bahwa kepedulian saja belum cukup jika tidak diimbangi fasilitas yang memadai.
"Cukup banyak sampah plastik yang kami kumpulkan," terangnya.
Ia berharap aksi ini bukan hanya seremoni sekolah, tetapi tamparan halus bagi pengunjung alun-alun agar lebih disiplin membuang sampah.
Bahkan, Zahro juga menyelipkan harapan ke pemerintah agar memperbanyak tempat sampah di ruang publik.
"Semoga pemerintah bisa menambah tempat sampah di tempat-tempat umum, agar Tamanan tetap bersih," jelasnya.
Sementara itu, Agus Riwanto, koordinator kegiatan, menegaskan bahwa gerakan ini merupakan kelas lapangan bagi siswa untuk belajar menjaga lingkungan secara langsung.
"Kami edukasi kepada siswa-siswi agar menjaga kebersihan lingkungan dari sampah plastik," tuturnya.
Gerakan bersih plastik, kata Agus, bukan hal baru di SMPN 2 Tamanan.
Sekolah telah lebih dulu memulai dari hulu, yakni mengurangi konsumsi makanan berkemasan plastik dan menekan penggunaan material sekali pakai di kantin sekolah.
"Untuk itu atas hasil rapat guru, Pak Samsul selaku kepala sekolah langsung instruksi kegiatan ini," tambahnya.
Agus menyebut, budaya diet plastik itu kini diperluas ke luar sekolah lewat aksi publik ini. Harapannya satu, yakni menular kepada orang-orang di sekitarnya.
"Kami sudah memulai untuk bisa mengurangi penggunaan plastik dan bisa menjaga kebersihan lingkungan," pungkasnya. (ham/fid)
Editor : Adeapryanis