Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Raib Dalam Hitungan Detik, Aksi Pencurian di Bondowoso Terekam Kamera CCTV, Pemilik enggan Melapor?

Ilham Wahyudi • Senin, 29 Desember 2025 | 21:00 WIB
AKSI NEKAT: Detik-detik aksi pencurian yang terekam oleh kamera CCTV toko di Bondowoso beberapa hari lalu.
AKSI NEKAT: Detik-detik aksi pencurian yang terekam oleh kamera CCTV toko di Bondowoso beberapa hari lalu.

DABASAH, Radar Ijen - Motor-motor berderet rapi di parkiran, seperti gerbong antrian yang menunggu giliran pulang.

Di antara barisan itu, sepeda milik H, warga Desa Pejaten, Kecamatan Tegalampel, berdiri tanpa curiga.

Belanjaan baju dan empat bungkus mie ayam instan, plus seporsi mie ayam siap santap, menggantung di setang, masih hangat oleh aroma kuah dan kecap.

Namun barang tersebut langsung habis dalam hitungan detik, setelah diambil oleh pengendara lain yang tak bertanggung jawab.

Aksi pencurian itu sempat terekam kamera pengawas atau CCTV toko. Rekaman CCTV memperlihatkan seorang pria memarkir motornya tepat di dekat sepeda korban.

Jaket hitam, helm tertutup rapat, gerakannya tak tergesa, justru terukur seperti orang yang menunggu momen. Ia mengamati sekeliling perlahan.

Bukan perampokan, bukan penjambretan. Ini pencurian dengan strategi hening, menunggu parkiran lengang, lalu mengambil tanpa drama.

H baru menyadari belanjaannya hilang ketika langkahnya keluar dari toko berhenti oleh kejanggalan. Gantungan kosong. Kantong lenyap.

"Ada mie dan 4 bungkus mie ayam yang saya cantolkan di sepeda," ujar H, menuturkan detail barang yang hilang.

Ia memilih jalan refleks warga modern, bukan ke kantor polisi, melainkan ke rekaman CCTV. Ia mengecek, memastikan bukan lupa menaruh, bukan pula salah ambil.

Melainkan memang benar diambil orang lain. Meski begitu, H tidak membuat laporan resmi.

Bukan karena tak kesal, melainkan karena ia menimbang realitas, nilai barang kecil, prosedur panjang.

"Tidak mbak, tidak laporan," ucapnya.

Kasus pun memasuki babak yang familiar di era digital, viral lebih cepat dari penyelesaian. Warga Bondowoso menyebarkan video itu dari grup ke grup, linimasa ke linimasa.

Ada yang geram, ada yang hanya menonton. Hal itu menjadi alarm kewaspadaan.

Ia mengajak siapapun yang melihat video itu untuk menaikkan level waspada. Sebab, pencurian tak selalu besar nilainya. Kadang ia datang untuk menguji kelengahan, bukan kekayaan. (ham/bud)

 

Editor : M. Ainul Budi
#Pencurian #Bondowoso