Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Penindakan Pelanggaran Tilang Naik di Bondowoso, Angka Kecelakaan Turun Drastis

Ilham Wahyudi • Rabu, 24 Desember 2025 | 12:59 WIB

DIMUSNAHKAN: Kapolres Bondowoso, AKBP Harto Agung Cahyono bersama sejumlah pihak terkait, memusnahkan knalpot brong hasil sitaan dari pengendara.(ILHAM WAHYUDI/RADAR IJEN)
DIMUSNAHKAN: Kapolres Bondowoso, AKBP Harto Agung Cahyono bersama sejumlah pihak terkait, memusnahkan knalpot brong hasil sitaan dari pengendara.(ILHAM WAHYUDI/RADAR IJEN)

RADAR JEMBER - Penindakan lalu lintas di Bondowoso sepanjang 2025 justru meningkat. Namun, ironi yang kerap ditakuti tak terjadi.

Di saat tilang dan teguran bertambah, angka kecelakaan lalu lintas malah menurun tajam.

Data Satlantas Polres Bondowoso menunjukkan, selama 2025 jumlah penindakan pelanggaran lalu lintas mencapai 10.033 perkara. Angka itu melonjak 39,62 persen dibandingkan 2024.

Rinciannya, tilang tercatat 2.033 perkara atau naik 16,17 persen.

Sementara teguran presisi melonjak lebih tinggi, dari 5.436 menjadi 8.000 perkara, atau naik 47,17 persen.

Di sisi lain, kecelakaan lalu lintas justru mengalami penurunan signifikan.

Sepanjang 2025 tercatat 293 kejadian kecelakaan, turun 230 kasus dibandingkan 2024 yang mencapai 523 kejadian.

Secara persentase, penurunannya mencapai 43,98 persen.

Kapolres Bondowoso AKBP Harto Agung Cahyono menyebut, penurunan tersebut juga diikuti oleh berkurangnya korban jiwa.

Pada 2024, korban meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas tercatat 97 orang.

Jumlah itu turun menjadi 74 orang pada 2025.

“Jadi menurun 23,71 persen,” paparnya.

Korban luka ringan juga menyusut cukup tajam, dari 750 orang pada 2024 menjadi 491 orang pada 2025, atau turun 34,53 persen.

Meski demikian, terdapat satu korban luka berat pada 2025, sementara pada 2024 tidak ada korban luka berat.

Tak hanya korban, kerugian materiil akibat kecelakaan lalu lintas juga ikut menurun.

Pada 2025, total kerugian tercatat Rp201,2 juta.

Angka tersebut turun 11,66 persen dibandingkan 2024 yang mencapai Rp 227,75 juta.

Satlantas Polres Bondowoso menilai, meningkatnya penindakan bukan sekadar penegakan hukum semata, melainkan bagian dari upaya membangun disiplin berlalu lintas.

Penindakan yang konsisten, dibarengi edukasi selama Operasi Lilin 2025, dinilai berkontribusi langsung pada menurunnya angka kecelakaan.

Sebagai bagian dari penegakan hukum, Satlantas juga memusnahkan barang bukti pelanggaran.

Di antaranya 50 knalpot brong serta 17 ban kendaraan yang tidak sesuai spesifikasi teknis.

“Pendekatan tegas namun terukur mulai menunjukkan hasil. Jalan lebih tertib, risiko kecelakaan menurun,” pungkasnya. (ham/fid)

Editor : Adeapryanis
#angka kecelakaan #Tilang #Bondowoso