TAMANAN, Radar Ijen - Hujan deras yang terjadi di Desa/Kecamatan Tamanan, Bondowoso membuat sebuah rumah milik warga ambruk, Senin (15/12) sore.
Tak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, karena pemilik rumah sudah pindah dari lokasi itu. Karena bangunannya yang sudah dinilai kurang kokoh.
Rumah tersebut terbuat dari bambu dan kayu, dengan atap genteng. Diduga akibat tak mampu menahan beban. Akhirnya ambruk total.
Akibat kejadian itu, dinding rumah yang berada persis di sebelahnya ikut terdampak. Temboknya runtuh sepanjang beberapa meter.
Camat Tamanan Abdul Mufid mengatakan, kejadian bermula dari hujan deras yang melanda daerah tersebut, sejak Minggu (14/12) malam.
“Akhirnya karena genting basah mungkin, sehingga kerangka bangunan tidak bisa menahan beban. Akhirnya rumahnya ambruk,” katanya.
Meski demikian, pria yang akrab disapa Mufid itu menyebut, pemilik rumah sudah melakukan evakuasi secara mandiri. Akibat kondisi rumahnya sudah mengkhawatirkan sebelumnya.
“Korban kebetulan dievakuasi ke rumah anaknya, karena dekat. Kebetulan anaknya kerja di Surabaya, jadi rumahnya kosong,” ujarnya.
Dia juga menyebut, berdasarkan hitungan awal kerugian diperkirakan mencapai puluhan juta. Material rumahnya berupa kayu dan bambu.
“Ada tembok yang kena imbas dari robohnya rumah, bentor milik warga juga tertimpa bangunan,” pungkasnya. (ham)