RADAR JEMBER – Pemkab Bondowoso menegaskan kembali pentingnya penguatan layanan dasar yang mencakup akses air bersih, legalitas bangunan, dan penataan permukiman berbasis tata ruang.
Seluruh perangkat daerah diminta memastikan setiap program terencana dan berdampak langsung.
Sekretaris Daerah Bondowoso Fathur Rozi menegaskan, penguatan layanan dasar tidak boleh sekadar menjadi formalitas atau kegiatan seremonial.
Menurutnya, seluruh program harus dijalankan dengan pendekatan berkelanjutan dan memperhatikan mutu teknis.
"Kemudian memastikan manfaatnya dapat dirasakan masyarakat dalam jangka panjang," katanya.
Pemkab Bondowoso saat ini terus mendorong percepatan penerbitan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) gratis bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).
Kebijakan ini menjadi bagian dari upaya menciptakan ekosistem perumahan yang tertib, sesuai regulasi, dan mudah diakses oleh masyarakat yang membutuhkan.
Selain itu, Dinas Perkim Ciptaru juga mengoptimalkan pemanfaatan Talaswangi, aplikasi peta digital lahan sawah dilindungi (LSD) yang telah digunakan lebih dari 8.600 pengguna.
Aplikasi tersebut menjadi instrumen penting bagi masyarakat maupun pengembang untuk memastikan kesesuaian peruntukan lahan sebelum memulai pembangunan.
Rozi menjelaskan, percepatan layanan seperti PBG maupun penyediaan sambungan rumah (SR) air minum harus tetap berada dalam standar pengawasan ketat.
Ia menilai bahwa kecepatan pelayanan tidak boleh mengabaikan aspek teknis dan keselamatan bangunan.
"Karena hal teknis termasuk kualitas bangunan wajib diperhatikan," katanya.
Ia juga mengarahkan seluruh dinas terkait untuk memperkuat koordinasi lintas sektor, terutama dalam penyediaan air bersih, sanitasi, dan pengendalian pemanfaatan ruang.
Menurutnya, tantangan pelayanan dasar memerlukan kerja terpadu dari berbagai bidang agar hasilnya optimal.
Lebih lanjut, Rozi mengingatkan perangkat daerah agar memastikan setiap bantuan atau fasilitas yang diberikan benar-benar dimanfaatkan dan dirawat oleh warga.
“Keberhasilan program diukur dari keberlanjutan pemanfaatannya, bukan hanya dari laporan penyalurannya," pungkasnya. (faq/fid)
Editor : Adeapryanis