Harus Tanggap dan Segera Melapor
KEMBANG, Radar Ijen - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bondowoso mengingatkan masyarakat untuk terus meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana, terutama pada periode cuaca tidak menentu seperti saat ini. BPBD menegaskan bahwa kesiapsiagaan warga berperan besar dalam meminimalkan risiko dan dampak kejadian bencana di lingkungan sekitar.
Plt Kepala BPBD Bondowoso, Kristianto, menekankan bahwa masyarakat perlu memahami pentingnya respons cepat terhadap setiap tanda-tanda bahaya. Menurutnya, keterlibatan warga dalam upaya pencegahan dan pelaporan akan sangat membantu mempercepat penanganan di lapangan.
“Kami mengajak masyarakat untuk selalu tanggap dan segera melapor jika melihat situasi yang berpotensi membahayakan. Kecepatan informasi sangat menentukan langkah penanganan,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa kolaborasi antara masyarakat, pemerintah desa, dan BPBD merupakan kunci utama keberhasilan mitigasi bencana.
Setiap laporan yang diterima, kata Kristianto, akan ditindaklanjuti tim BPBD melalui langkah asesmen dan penanganan cepat.
“Partisipasi warga tidak hanya membantu kami bekerja lebih efektif, tetapi juga mencegah korban jiwa maupun kerusakan lebih besar,” tambahnya.
Sebelumnya, BPBD Bondowoso menerima laporan mengenai kejadian angin kencang yang menyebabkan pohon tumbang dan merusak bangunan balai Desa Jambewungu, Kecamatan Wringin, pada Sabtu (29/11).
Laporan masuk melalui WhatsApp dan langsung direspons dengan pengerahan personel ke lokasi.
Tim Pusdalops, TRC BPBD Bondowoso, serta Agen Bencana Jawa Timur segera melakukan asesmen dan penanganan dengan menggunakan gergaji mesin untuk membersihkan material pohon tumbang. Pemerintah Desa Jambewungu turut membantu jalannya proses pembersihan, sehingga kondisi di lokasi dapat segera dikendalikan.
BPBD memastikan bahwa tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, dan situasi di wilayah Jambewungu kini dalam kondisi aman.
Cuaca di lokasi terpantau berawan, dan aktivitas masyarakat telah kembali normal. Meski demikian, BPBD menekankan bahwa kewaspadaan harus tetap dijaga.
Di akhir penyampaiannya, Kristianto mengingatkan masyarakat agar mewaspadai potensi angin kencang, terutama pada musim transisi.
Ia memberikan beberapa tips penting, antara lain menghindari berteduh di bawah pohon besar, menjauhi bangunan tua atau struktur yang rawan roboh, serta memastikan area rumah bebas dari objek yang mudah terbang terbawa angin.
“Keselamatan harus menjadi prioritas. Jika angin mulai terasa kencang, segera cari tempat aman dan jauhi area yang berpotensi terjadi reruntuhan,” pungkasnya. (faq/bud)
Editor : M. Ainul Budi