Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Warga Desa di Bondowoso Ini Sampai Swadaya Perbaiki Jembatan, Gara-gara Respon Lemot Pemkab?

Ilham Wahyudi • Selasa, 2 Desember 2025 | 21:52 WIB
SWADAYA: Warga Desa Tangsil Wetan memperbaiki jembatan secara swadaya, setelah beberapa tahun rusak parah.
SWADAYA: Warga Desa Tangsil Wetan memperbaiki jembatan secara swadaya, setelah beberapa tahun rusak parah.

TANGSIL WETAN, Radar Ijen - Ketika laporan dan pengajuan tak pernah berbuah perbaikan, warga Tangsil Wetan dan Tangsil Kulon membuktikan bahwa keselamatan tak bisa menunggu birokrasi.

Mereka patungan, mengangkut semen, dan mengecor jembatannya sendiri.

Sebelum melakukan perbaikan secara mandiri, warga menggalang dana selama kurang lebih sebulan lebih. Hasilnya, terkumpul dana kurang lebih Rp 20 juta.

Hal itu digunakan untuk memperbaiki jembatan penghubung yang sudah rusak sejak lima tahun lalu.

Proses perbaikan secara mandiri itu, sempat menjadi perbincangan di media sosial. Salah seorang warga mengabadikan momen itu melalui video, kemudian diunggah di media sosial.

Salah seorang warga berinisial T, mengatakan anggaran perbaikan didapat dari swadaya masyarakat dan penarikan amal di jalan selama 1,5 bulan.

Terkumpul hingga saat ini sekitar Rp 20 juta. “Ada juga warga yang menyumbang semen sebanyak 60-100 sak, dan ada yang menyumbang besi,” imbuhnya.

Jembatan tersebut menurutnya, nyaris roboh akibat tergerus air sungai, sehingga rusak sejak lima tahun lalu. Warga mencoba melakukan pengajuan ke pemerintah berkali-kali. Namun hanya disurvey saja tak kunjung diperbaiki. "Cuma dishooting terus, difoto terus. Tak diperbaiki juga," ujarnya.  

Hingga pada akhir Desember 2024 kemarin, amblas akibat banjir dan longsor. Meski ambles, masih ada pengendara roda dua yang kadang melintas.

Karena itulah, sekitar 4 bulan lalu ada dua kali kejadian.

Seorang penjual ikan, dan pencari rumput jatuh ke sungai saat melintas di jembatan tersebut. "4 bulan lalu itu, jatuh. Luka sininya (menunjuk kaki, red). Saya jerit-jerit mencari orang," jelasnya.

Menurutnya, warga bergotong royong setiap hari mengerjakan perbaikan jembatan penghubung antar desa itu. Pantauan di lokasi, terlihat jembatan masih sedang proses perbaikan.

Di sisi kiri atau barat jembatan dibuatkan jembatan sementara untuk jalan pengendara. "Kami perbaiki panjangnya 15 meter, lebarnya 3,5 meter. Dulu yang diukur disini, cuma diukur terus, sering pengajuan," tandasnya. (ham/bud)

 

Editor : M. Ainul Budi
#Jembatan #Desa #Bondowoso