Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Dua Titik Lokasi di Kecamatan Tlogosari Bondowoso Longsor

Faqih Humaini • Senin, 17 November 2025 | 18:00 WIB

TINJAU: Sejumlah petugas saat mendatangi lokasi kejadian longsor.(BPBD BONDOWOSO FOR RADAR IJEN)
TINJAU: Sejumlah petugas saat mendatangi lokasi kejadian longsor.(BPBD BONDOWOSO FOR RADAR IJEN)

 

radarjember.id - Dua titik akses vital di Kecamatan Tlogosari terdampak tanah longsor setelah hujan deras mengguyur wilayah Bondowoso sejak Jumat malam (14/11).

Longsor terjadi pada jalur menuju Desa Trotosari serta jembatan penghubung Desa Brambang.

Akibatnya, bahu jalan terkikis dan struktur jembatan mengalami kerusakan, kemarin (15/11).

Bahu jalan terkikis sepanjang 10 meter di titik pertama dan 7 meter pada titik kedua, dengan tinggi longsoran mencapai 7 hingga 7,5 meter.

Peristiwa itu tidak menimbulkan korban jiwa.

Plt Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bondowoso Kristianto mengatakan, kondisi tanah di sekitar lokasi masih labil sehingga masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan.

“Hujan intensitas tinggi semalam membuat tanah jenuh air. Ini memicu longsor yang menggerus akses jalan dan memengaruhi struktur jembatan. Warga harus berhati-hati karena potensi pergerakan tanah masih ada,” ujarnya.

Longsor pertama terjadi pada jalur menuju Desa Trotosari, Desa Sulek, dengan dua titik kerusakan yang cukup signifikan.

Kendaraan memang bisa lalu lalang, namun pengguna jalan diminta memperhatikan kondisi sekitar yang rentan.

Sebab, potensi longsor susulan di wilayah lereng cukup tinggi.

Selain itu, peristiwa serupa juga terjadi pada jembatan penghubung Desa Brambang.

Segmen struktur jembatan terdampak sepanjang 12 meter dengan tinggi 5,5 meter.

Meski jembatan belum putus total, BPBD mendorong pemantauan ketat karena jembatan tersebut menjadi jalur utama mobilitas warga.

BPBD Bondowoso menerima laporan kejadian melalui pesan WhatsApp pada pukul 10.37 WIB.

Menindaklanjuti laporan itu, tim Pusdalops bersama agen bencana Jawa Timur segera dikerahkan ke lokasi untuk melakukan asesmen.

Respons cepat ini dilakukan untuk memastikan tingkat kerusakan dan kebutuhan penanganan lanjutan.

Kristianto juga menyampaikan bahwa penanganan awal dilakukan bersama pemerintah desa setempat.

Pembersihan area terdampak dan pemantauan titik rawan mulai dilakukan guna mengantisipasi kondisi yang lebih buruk.

Ia menambahkan bahwa  tidak ada kendala berarti dari lapangan. (faq/fid)

Editor : Adeapryanis
#longsor #Bondowoso