radarjember.id - Kasus dugaan tindakan asusila yang terjadi di salah satu sekolah di Bondowoso, kini menjadi atensi serius aparat kepolisian.
Polres Bondowoso bergerak cepat.
Sejumlah saksi dan korban telah diperiksa untuk mengungkap tuntas dugaan perbuatan tak senonoh tersebut.
Kasi Humas Polres Bondowoso, Iptu Bobby Dwi Siswanto membenarkan bahwa penyidik kini tengah mendalami kasus tersebut.
Belum dijelaskan secara rinci bagaimana hasil dari pemeriksaan yang dilakukan.
“Untuk kasus pencabulan di salah satu sekolah di wilayah Bondowoso, saat ini sudah kita tangani. Korban sudah kami periksa,” ujarnya.
Dia juga menjelaskan, penyidik Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Bondowoso, juga telah memeriksa sejumlah saksi, termasuk teman-teman korban.
Meski begitu, jumlah saksi belum bisa disebutkan lantaran proses penyelidikan masih berjalan. “Tidak bisa kami sebutkan jumlahnya, karena masih dalam proses penyelidikan,” imbuhnya.
Tak berhenti di situ, penyidik juga telah memeriksa terduga pelaku dalam kasus ini. Langkah itu dilakukan untuk memperkuat bukti dan mengurai kronologi kejadian.
“Jadi intinya, sudah kita periksa korban dan saksi-saksi. Untuk pelaku saat ini juga sudah kita periksa,” tegasnya.
Selain proses hukum, Polres Bondowoso juga menggandeng Dinas Sosial P3AKB untuk memberikan pendampingan psikologis kepada korban.
Upaya ini dilakukan agar korban mendapat perlindungan dan pemulihan mental setelah peristiwa yang dialaminya.
Kepala Dinsos P3AKB Bondowoso, Anisatul Hamidah, mengatakan pihaknya telah menurunkan tim konselor dan psikolog untuk membantu pemulihan korban.
“Kami ingin memberikan pendampingan atau konseling terhadap apa yang telah dialami oleh yang bersangkutan,” ujarnya.
Dia juga mengatakan, koordinasi juga telah dilakukan dengan pihak sekolah, Polres, dan Kementerian Agama Bondowoso agar korban tetap bisa melanjutkan pendidikan tanpa hambatan. (ham/fid)
Editor : Adeapryanis