Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Sapi Ngamuk Lalu Jatuh ke Sumur, Damkar Bondowoso Evakuasi Sapi 7 Kwintal

Faqih Humaini • Selasa, 7 Oktober 2025 | 18:43 WIB

 

EVAKUASI: Petugas saat berusaha mengangkat sapi yang sudah mati didalam sumur.
EVAKUASI: Petugas saat berusaha mengangkat sapi yang sudah mati didalam sumur.
 

TAMANAN, Radar Ijen - Sebuah insiden tak biasa kembali terjadi di Bondowoso. Seekor sapi seberat tujuh kwintal milik warga Desa Kidul Sawah, Kecamatan Tamanan, terperosok ke dalam sumur sedalam sekitar delapan meter, kemarin (5/10) sore.

Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Satpol PP Bondowoso pun dikerahkan untuk melakukan proses evakuasi yang berlangsung hingga malam hari.

Plt Kepala Bidang Damkar Satpol PP Bondowoso, Martanto, menjelaskan bahwa laporan diterima sekitar pukul 19.00 WIB dari warga bernama Iqbal, yang melaporkan adanya sapi milik Doni (70) jatuh ke dalam sumur di pekarangan rumahnya.

Menurutnya, hewan tersebut baru saja dibeli pemiliknya sebelum akhirnya mengamuk dan terperosok.

“Dari keterangan warga, sapi itu mengamuk sekitar pukul setengah lima sore, sempat memecahkan kaca rumah, lalu berlari ke belakang dan jatuh ke sumur. Pemilik sempat berusaha menolong, tapi karena keterbatasan alat akhirnya menghubungi petugas Damkar,” terang Martanto.

Tim Damkar bersama warga setempat langsung melakukan asesmen di lokasi untuk memastikan kedalaman dan kondisi sumur.

Setelah itu, petugas mulai menurunkan peralatan pengait dan tali baja guna mengangkat tubuh sapi dari dasar sumur.

Proses evakuasi memakan waktu cukup lama karena posisi tubuh hewan besar itu sulit dijangkau.

“Evakuasi memakan waktu sekitar empat jam. Selain karena kedalaman sumur sekitar tujuh sampai delapan meter, bobot sapi yang mencapai tujuh kwintal juga menyulitkan proses penarikan. Namun akhirnya hewan berhasil kami angkat ke permukaan sekitar pukul 23.10 WIB,” ujarnya.

Meski berhasil dievakuasi, kondisi sapi sudah dalam keadaan mati ketika petugas tiba di lokasi.

Petugas kemudian menyerahkan hewan tersebut kepada pemiliknya untuk ditangani lebih lanjut.

Selama proses berlangsung, arus listrik di sekitar lokasi sempat dipadamkan sementara demi keamanan petugas.

Martanto menambahkan, kejadian hewan terperosok ke sumur bukan kali pertama terjadi di Bondowoso.

Pihaknya mengimbau warga agar memperhatikan keamanan lingkungan terutama di sekitar kandang dan sumur terbuka.

“Kami sering menerima laporan serupa. Warga harus lebih waspada, terutama saat memelihara hewan besar di dekat area berisiko,” pungkasnya. (faq/bud)

 

Editor : M. Ainul Budi
#Evakuasi #Damkar #Bondowoso